Baca Juga: Kembangkan Pinjaman BRI, Sawah Milik Petani di Jombang Ini Terus Bertambah
Menurutnya, ada perbedaan signifikan dalam berbisnis saat memiliki tanggungan dan tidak.
“Kalau ada tagihan dan tidak ada tagihan itu beda. Kalau tidak ada tagihan, mau kerja atau tidak, terserah. Tapi kalau ada, ya harus lebih giat,” ungkap dia.
Untuk tetap bertahan, Mbak Iim selalu mengikuti tren perabot elektronik yang sedang diminati pasar.
“Saya sering mengikuti tren barang yang lagi booming sekarang. Besoknya, saya mikir belanja apalagi ya, ready barang apalagi ya,” ujarnya dengan antusias.
Dalam menjalankan usahanya, Mbak Iim juga merasakan manfaat besar dari program pinjaman BRI.
“Membantu banget kalau dapat pinjaman dari BRI, karena zaman sekarang, kalau mau pinjam uang ke orang, mana ada yang mau ngasih,” jelasnya.
Baca Juga: UMKM Naik Kelas! Gula Aren Temon Pacitan Menembus Pasar Global Berkat Dukungan BRI
Ia juga menyarankan para pelaku UMKM untuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.
“Kalau UMKM, saya sarankan ke KUR saja karena bunganya lebih sedikit,” sarannya.
Dengan tekad dan strategi yang tepat, Mbak Iim terus berinovasi agar bisnis perabot elektronik rumah tangganya bisa bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Dari Arus Sungai ke Arus Listrik, Desa Jatihurip Jadi Model Energi Bersih Berkat PLTMH BRI Peduli
BRI Tetap Buka Selama Libur Idul Fitri 2025, Berikut Jadwal dan Layanan yang Tersedia
BRI Peduli Dukung Perayaan Nyepi dengan Bantuan Sembako dan Renovasi Pura di Bali