Jumat, 5 Juni 2026

Perjalanan Mbak Iim Bangun Toko Perabotan, Dari Jualan Online hingga Sukses dengan Dukungan BRI

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 29 Maret 2025 | 22:50 WIB
Imroatus Sholihah saat berada di tokonya, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Jombang. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)
Imroatus Sholihah saat berada di tokonya, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Jombang. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)

SketsaNusantara.id – Di tengah pesatnya perkembangan bisnis ritel, Imroatus Sholihah, yang akrab disapa Mbak Iim, terus bertahan dan berkembang dalam bisnis perabot elektronik rumah tangga. Sejak tahun 2018, ia telah menapaki dunia usaha dengan membangun toko yang kini menjadi andalan bagi warga sekitar, di Desa Kayangan, Diwek, Jombang.

Awalnya, Mbak Iim hanya berjualan secara online.

“Dulu itu saya jualannya online, misalkan pas ada orang beli itu baru saya ambilkan ke supplier. Terus tahun 2018 baru mulai nyetok barang sedikit-sedikit,” ungkapnya.

Toko pertamanya berlokasi di Gang 3 Dam Kayangan, Diwek sekitar 50 meter dari lokasi sekarang. Ia menjalankan usahanya di sana selama enam tahun sebelum akhirnya pindah ke lokasi yang lebih strategis pada pertengahan 2024.

 Baca Juga: Rasakan Kemudahan Pendanaan BRI, Omset Pedagang Kuliner di Jombang Ini Terus Alami Peningkatan

Bagi Mbak Iim, bisnis perabot elektronik rumah tangga memiliki prospek yang menjanjikan meskipun penuh tantangan.

“Di era seperti ini, bisnis perdagangan itu dari omset lebih menjanjikan. Semua bisnis dan usaha pasti ada plus-minusnya. Kalau lagi ramai, keuntungannya besar, tapi kalau lagi sepi, risikonya kita tanggung sendiri,” ujarnya, Sabtu 29 Maret 2025.

Dalam perjalanan bisnisnya, Mbak Iim juga memanfaatkan fasilitas perbankan untuk modal usaha. Pada tahun 2019, ia mengajukan pinjaman ke Kantor Unit BRI Cukir.

“Waktu itu saya ajukan pinjaman, lalu otomatis ada survei ke toko. Kalau sudah ada tokonya, itu lebih memudahkan karena benar-benar uangnya digunakan untuk modal,” jelasnya.

 Baca Juga: Kisah Sukses Peternak Ikan Air Tawar Bermitra dengan BRI

Dirasakan, proses pengajuannya waktu itu tergolong cepat.

“Menurut saya mudah, karena ada persyaratan yang harus dipenuhi. Dari pengajuan, setelah survei, sekitar 2-3 hari dana sudah masuk ke rekening,” katanya.

Perubahan kondisi pasar juga dirasakan oleh Mbak Iim, terutama setelah pandemi Covid-19.

“Saat Covid, justru penjualan online di toko saya meningkat tiga kali lipat. Tapi pasca-Covid, pasar justru menurun drastis,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X