Insiden yang terekam kamera ini pun mendapatkan protes dari sejumlah pihak, termasuk jurnalis sekaligus aktivis Dandhy Laksono.
Lewat akun X miliknya @dandhy_Laksono, wartawan yang dikenal dengan jurnalis investigasinya ini menyinggung 3 hal terkait video tersebut.
Pertama, dua pria tersebut tidak memiliki identitas, namun merasa legal membawa senjata api di tengah kegiatan yang tidak melanggar hukum.
Dandhy juga menilai, keberadaan senjata api ini dapat menjadi dalih bagi pemerintah untuk menyebut aksi demonstrasi sebagai kegiatan makar.
“Senjata ini bisa jadi dalih negara menyebut demeo=kegiatan makar,” tulisnya.
Selain itu, senjata api yang dibawa 2 pria tersebut juga dikawatirkan dapat memicu persoalan yang lebih besar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Andre Rosiade Singgung Pemain Timnas Pura-Pura Cedera hingga Minta Netizen Pertanyakan Hasil MRI, Begini Klarifikasi Rumah Sakit Mitra Keluarga
Waspada! Diduga Kelalaian Penjaga Palang Pintu Kereta Api, Terjadi Kecelakaan Maut di Sukoharjo, Begini Kronologinya
Sialnya Jadi Bu Cinta, Usai Dugaan Ridwan Kamil Selingkuh, Warganet Tulis Daftar Ujian Berat Jadi Atalia Sejak 2022 Hingga 2025, Apa Sajakah ?
Lagi! Tim Medis Kembali Jadi Korban Intimidasi Aparat pada Demo Penolakan UU TNI di Gedung DPR, Netizen: Ini yang Katanya Melindungi Rakyat?
Jadi Korban Kekerasan Aparat, Jurnalis Perempuan Asal Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Ini Ditemukan Meninggal Dunia di Pinggir Jalan
Aparat Serang Tenaga Medis saat Demo Penolakan UU TNI, Fedi Nuril Sentil Menteri HAM hingga Eks Aktivis 1998