Minggu, 19 Juli 2026

Waduh! Pria Diduga Intel Todongkan Sejata Api kepada Massa saat Demo UU TNI, Dandhy Laksono: Bisa Jadi Dalih Negara

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 28 Maret 2025 | 10:36 WIB
Aktivis Dandhy Laksono soroti 2 pria yang diduga intel dan menyurup ke barisan massa hingga todongkan senjata api (pexels/Karolina Kaboompics.)
Aktivis Dandhy Laksono soroti 2 pria yang diduga intel dan menyurup ke barisan massa hingga todongkan senjata api (pexels/Karolina Kaboompics.)

 

SketsaNusantara.id - Viral video dua orang pria yang diduga merupakan polisi tanpa seragam atau intel dikeroyok massa.

2 Pria tersebut terlihat dikeroyok hingga tersungkur usai dicurigai sebagai intel.

Mulanya salah seorang pendemo mencurigai 2 orang pria berkaus hitam tersebut.

Baca Juga: 2 Pria Diduga Intel Mengokang Senjata Berhasil Digebuk Massa Demo Tolak UU TNI, Tak Ada Lagi yang Bisa Dipercaya

“Masnya intel ya?” ujar salah seorang pengunjuk rasa dalam video yang diunggah akun X @barengwarga.

Massa pun mulai mencium gerak-gerik mencurigakan 2 pria yang diduga intel tersebut.

Hanya berselang beberapa menit, kedua pria itu pun jadi bulan-bulanan massa.

Baca Juga: LSM Internasional Kecam Tindak Kekerasan Aparat Terhadap Jurnalis dalam aksi Demo UU TNI, Tuntut Presiden Prabowo Subianto Bertindak

Di tengah aksi pengroyokan tersebut, pria bermasker hitam mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya kepada pengunjuk rasa.

Dalam video, terekam dengan jelas senjata api berwarna hitam yang dipegang salah satu pria tersebut.

Usai berhasil melarikan diri dari massa yang menjauh setelah melihat senpi, kedua pria yang diduga intel ini pun berlari dan merapat ke jajaran polisi.

Baca Juga: Tim Medis hingga Massa Aksi Demo Tolak UU TNI Jadi Korban Intimidasi dan Kekerasan Aparat, Netizen Minta Tolong Pelapor Khusus HAM PBB

Hal ini yang membuat kecurigaan bahwa yang bersangkutan merupakan polisi yang menyusup ke dalam barisan massa.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: X @Dandhy_Laksono

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X