SketsaNusantara.id - Satu lagi perempuan korban kebrutalan aparaat TNI di Banjarbaru Kalimantan Selatan.
Ia bernama Juwita (23) yang berprofesi jurnalis perempuan.
Dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Juwita ditemukan tewas di tepi jalan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Sabtu 22 Maret 2025.
Jasad Juwita ditemukan oleh warga sekitar di tepi Jalan Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, bersama sepeda motornya.
Awalnya, kematian Juwita diduga akibat kecelakaan tunggal, namun setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, terungkap bahwa Juwita dibunuh sebab petugas tak menemukan luka akibat kecelakaan di tubuh Juwita.
Setelah diselidiki lebih lanjut maka diketahui bahwa Juwita telah dibunuh oleh kekasihnya sendiri, seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL) berinisial J.
Kini anggita TNI berinisial J yang sudah bertugas di TNI Angkatan Laut selama 4 tahun itu kini telah ditangkap dan diproses hukum.
Pelaku telah diamankan oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lanal Balikpapan.
Hal itu dikonfirmasi oleh Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald Ganap.
"Kami mohon kesabaran rekan-rekan media, terduga pelaku sudah kita amankan dan saya pastikan proses hukum transparan dan sesuai aturan," ungkapnya.
Sementara itu, menurut keluarga korban, pelaku dan korban adalah tunangan, dan berencana menikah setelah lebaran.
Artikel Terkait
Andre Rosiade Singgung Pemain Timnas Pura-Pura Cedera hingga Minta Netizen Pertanyakan Hasil MRI, Begini Klarifikasi Rumah Sakit Mitra Keluarga
Polemik Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus di Kantor Tempo, Komnas HAM dan LPSK Turun Tangan dan Lakukan Ini
Waspada! Diduga Kelalaian Penjaga Palang Pintu Kereta Api, Terjadi Kecelakaan Maut di Sukoharjo, Begini Kronologinya
Sialnya Jadi Bu Cinta, Usai Dugaan Ridwan Kamil Selingkuh, Warganet Tulis Daftar Ujian Berat Jadi Atalia Sejak 2022 Hingga 2025, Apa Sajakah ?
Parah! Aparat Blokade Jalan pada Demo UU TNI di Jakarta, 5 Ambulans Pembawa Korban Luka-luka Tak Bisa Lewat
Bupati Jember Gus Fawait Fokuskan RPJMD pada Pengentasan Kemiskinan: APBD Kita Bisa Difokuskan ke Program Kemasyarakatan