Kamis, 4 Juni 2026

Viral Isi Chat Grup Polisi Saat Aksi Penolakan UU TNI di Surabaya, Salah Satu Perintahnya Jadi Sorotan! Netizen Mention Divpropam Polri

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Selasa, 25 Maret 2025 | 16:47 WIB
Isi chat grup polisi dalam aksi demo di Surabaya kemarin (x @barengwarga)
Isi chat grup polisi dalam aksi demo di Surabaya kemarin (x @barengwarga)

SketsaNusantara.id - Beredar di media sosial tangkapan layar chat grup diduga polisi saat aksi demo menolak Undang-undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) di Surabaya.

Menyusul kota yang lain, aksi demo tolak UU TNI di Surabaya bertitik di depan Gedung Grahadi pada Senin, 24 Maret 2025 kemarin.

Kompak kenakan baju berwarna hitam, mahasiswa dan warga sipil Surabaya mulai memadati lokasi sekitar pukul 1 siang kemarin.

Baca Juga: Demo Tolak UU TNI di Depan Gedung Grahadi Surabaya, Polisi Diduga Tembaki Massa Aksi dengan Water Cannon hingga Lakukan Penculikan

Berdasarkan pantauan di media sosial, kurang dari pukul 5 sore, aparat kepolisian yang berjaga mulai memukul mundur dan menembakkan water cannon ke arah massa aksi. Hal ini membuat beberapa massa aksi mengalami luka.

Menjelang malam, suasana semakin mencekam. Beberapa massa aksi mendapat serangan pukulan hingga tendangan dari aparat yang berjaga. Bahkan beberapa dari mereka diculik dan dibawa aparat.

Bersamaan dengan kejadian tersebut, salah seorang netizen membagikan story WhatsApp dari diduga temannya yang bekerja sebagai polisi.

Baca Juga: Selain Tembakkan Water Cannon dan Lakukan Penculikan, Ponsel Sejumlah Massa Aksi di Surabaya Juga Diretas

Seperti dilansir dari akun X @barengwarga, dalam tangkapan layar chat grup tersebut, terlihat tiga nama anggota polisi.

Ipda Adi Perintis melaporkan ke grup bahwa dalam aksi demo di Surabaya kemarin, pihaknya telah melakukan penangkapan ke 25 massa aksi.

"Pelaku anarkis yang tertangkap ada 25 orang yang diamankan oleh tabes. Masih pendalaman, komandan," tulisnya.

Baca Juga: BRINGAS! Polisi Tendang Dada hingga Kepala Pendemo Tolak RUU TNI di Surabaya, Padahal Jalan Korban Sudah Pincang

Pesan tersebut mendapat respon dari AKP Wira Kasiturjawali. Ia menduga massa aksi yang tertangkap itu bukanlah warga Surabaya.

"Jangan kasih lebaran dulu mereka. Pasti bukan orang Surabaya," balasnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: X @barengwarga

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X