Kemudian pesan tersebut juga mendapat respon dari AKBP Dedy Iskandar.
"Ditahan paling nangis," timpalnya.
Tangkapan layar grup chat polisi yang membahas tentang penangkapan massa aksi di Surabaya kemarin ini lantas viral di media sosial.
Banyak netizen yang geram dan berharap chat grup WhatsApp yang tersebar itu dapat ditindaklanjuti.
"@Divpropam IPDA ADI PERINTIS AKP WIRA KASITURJAWALI AKBP DEDY ISKANDAR Tindak tegas dan tunjukan kepada rakyat bukti penindakannya apa. Gimana bisa tiga orang dan yg buat story nyepelein rakyat yg HARUSNYA mereka lindungi? Aneh banget," komentar netizen.
"AKP Wira dan AKBP Dedy Iskandar, tolong diedukasi @Divpropam," kata netizen.
"Waduh udah gatau mention keberapa nih pak @Divpropam heran aja, polisi nih dari kepala sampe jempol kaki semua dari rakyat, lah kok jempol tangannya enteng banget yah pak?," ucap netizen.
"@ahriesonta @Pakbhabin_id ini yg disebut polisi humanis? Lebih ke zionis si, ga berhak kalian make seragam polisi, tidak mencerminkan slogan mengayomi, melindungi, dan melayani," timpal netizen yang lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
RUU TNI Digugat ke Mahkamah Konstitusi Oleh 7 Mahasiswa UI, Prabowo Subianto Tak Jadi Menandatangani?
Dianggap Melanggar Konstitusi, 2.569 Prajurit TNI Didesak Mundur dari Jabatannya Oleh Lembaga Ini
Sebut Pemerintah Sudah Kelewat Batas, Kuasa Hukum Mahasiswa Sebutkan Alasan Ajukan Gugatan atas UU TNI ke MK
Demo di Jember Hari Ini, Seruan Aksi Tolak UU TNI Viral di Media Sosial, Berikut 8 Tuntutan Demonstran kepada Pemerintah dan DPRD Jember
Massa Aksi Kepung Gedung DPRD Jember! Kritisi Soal UU TNI yang Dinilai Mengancam Sipil, Desak Wakil Rakyat Batalkan Kebijakan Cacat Hukum