Ia lalu beralih ke dunia bisnis dengan mendirikan perusahaan telekomunikasi bernama AIS atau Advanced Info Service.
Ia juga mendirikan Shin Corporation di tahun 1987 atau yang lebih dikenal dengan nama Shin Corp.
Karier politik Thaksin Shinawatra dimulai saat ia mendirikan partai Thai Rak Thai (TRT) pada tahun 1998.
Bersama partai yang didirikannya, Thaksin Shinawatra berhasil menjadi Perdana Menteri Thailand yang ke-23.
Saat menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra dikenal dengan kebijakan populisnya seperti pengentasan kemiskinan hingga promosi usaha kecil dan menengah.
Kendati demikian, pemerintahannya diwarnai kontroversi hingga akhirnya ia digulingkan melalui kudeta militer pada 2006.
Mahkamah Agung Thailand pun memvonisnya bersalah karena melanggar Undang-Undang Konflik kepentingan saat menjadi Perdana Menteri.
Untuk menghindari hukuman penjara yang menurutnya bermuatan politik, Thaksin Shinawatra mengasingkan diri di Dubai dan London selama 15 tahun.
Barulah pada 2023, ia kembali ke Thailand dan menjalankan hukuman penjara hingga akhirnya dibebaskan bersyarat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kantor Tempo Diteror Kepala Babi hingga Bangkai Tikus, Putri Mendiang Gus Dur, Anita Wahid: Yakin Nggak Balik ke Orde Baru?
Kantor Tempo Jadi Sasaran Teror Kiriman Kepala Babi hingga Bangkai Tikus, Rocky Gerung: Si Peneror Juga Ketakutan
Demo di Jember Hari Ini, Seruan Aksi Tolak UU TNI Viral di Media Sosial, Berikut 8 Tuntutan Demonstran kepada Pemerintah dan DPRD Jember
Mudik Lebih Praktis dan Nyaman: Bayar Tol dengan BRIZZI, Isi Saldo Mudah!
5 Sumber Dana Muhammadiyah hingga Jadi Ormas Islam Terkaya di Dunia dengan Kekayaan Rp400 Triliun, Punya Usaha Apa Saja?