Minggu, 19 Juli 2026

Kantor Tempo Jadi Sasaran Teror Kiriman Kepala Babi hingga Bangkai Tikus, Rocky Gerung: Si Peneror Juga Ketakutan

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Senin, 24 Maret 2025 | 07:27 WIB
Rocky Gerung menilai kiriman kepala babi pada kantor Tempo adalah bentuk politik paling dangkal.  (Tangkap layar YouTube.com/Indonesia Lawyers Club)
Rocky Gerung menilai kiriman kepala babi pada kantor Tempo adalah bentuk politik paling dangkal. (Tangkap layar YouTube.com/Indonesia Lawyers Club)

Oleh karena itu, pers tidak boleh menjadi sasaran kemarahan ketika mengkritik pihak-pihak yang berkuasa.

Baca Juga: Tempo Diteror Kepala Babi, Bentuk Ancaman Kebebasan Pers di Tengah Kontroversi Pengesahan RUU TNI?

Sebagaimana diketahui, kantor Tempo menerima kiriman paket berisi kepala babi pada Rabu (19/3) yang dikemas dalam kardus dilapisi styrofoam.

Paket tersebut ditujukan pada ‘Cica’, sapaan akrab Francisca Christy Rosana, jurnalis di divisi nasional dan pembawa acara podcast Bocor Alus Politik.

Soal kiriman paket kepala babi tersebut, Setri Yasra selaku Pemimpin Redaksi Tempo menduga, hal ini merupakan tindakan teror juga upaya menghalangi kerja jurnalisme Tempo.

Baca Juga: Bahlil Terbukti Curang hingga Gelar Doktor Dibatalkan, Rocky Gerung Sebut DGB UI Tidak Berani Bongkar Skandal UI, Curiga Ada Negosiasi Diam-Diam

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi, menyarankan agar kepala babi yang dikirim ke Tempo dimasak saja.

“Dari media sosial, saya lihat Francisca minta dikirimi daging babi. Artinya dia tidak merasa terancam. Dia bisa bercanda tentang hal itu. 'Kirimkan saya daging babi saja,'” katanya di Istana Kepresidenan di Jakarta pada Sabtu (22/3).

Menurut Hasan, teror ini merupakan persoalan antara Tempo dan pihak lain.

Pemerintah tidak ingin dikaitkan dengan hal tersebut.

Ia meminta agar teror ini tidak dibesar-besarkan. Dia menyatakan bahwa pemerintahan Prabowo menjamin kebebasan pers.

***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X