SketsaNusantara.id- Sesaat lagi umat Hindu akan memeringati Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947.
Ketika tradisi peringatan Nyepi sedang dilakukan, maka ada beberapa peraturan untuk para wisatawan di Bali.
Mengingat Pulau Bali selalu banjir wisatawan, maka peraturan ini harus dipatuhi. Melansir dari kemenparekraf.go.id, berikut deretan peraturan untuk wisatawan yang sedang berada di Bali ketika Hari Suci Nyepi :
1. Penerangan yang Terbatas
Perlu diketahui bahwa ketika Hari Suci Nyepi, para wisatawan hanya boleh menyalakan lampu remang di penginapannya.
Itu pun tirai harus dalam keadaan tertutup, agar cahaya dari lampu tersebut tidak terlihat dari luar.
2. Dilarang ke Luar Penginapan atau Hotel
Wisatawan hanya boleh berkeliaran di sekitar hotel. Namun tidak dengan ke luar untuk menghormati peringatan Hari Suci Nyepi.
Jika mereka nekad, maka akan ada pecalang yang menjaga ketat suasana peringatan Nyepi tersebut.
Baca Juga: 10 Kebiasaan Unik Orang Indonesia yang Justru Membuat Wisatawan Asing Terheran-heran, Apa Saja?
3. Dilarang Membuat Keributan
Mereka dilarang menyalakan televisi, membunyikan musik hingga berbicara dengan suara keras.
Artikel Terkait
Ngeri! Detik-Detik Pohon Tumbang di Monkey Forest Ubud Bali Terekam CCTV, 3 Wisatawan Mancanegara Jadi Korban, Apa Penyebabnya?
Kapan Karyawan Bisa Terima THR 2025? Intip Jadwal Pencairan Tunjangan Hari Raya untuk ASN, PPPK dan Karyawan Swasta Sesuai Peraturan Pemerintah
Diam-Diam Mualaf, Bobon Santoso Baru Terbang ke Bali Temui Istri Setelah Mengucap Syahadat: Jangan Provokasi Istri Gua
Nyepi Merayakan Apa? Mengenal Hari Besar Umat Hindu dan 5 Fakta Menarik Perayaan di Bali, Jadi Inspirasi World Silent Day Loh
3 Fakta Menarik di Balik Momen Hari Suci Nyepi dengan Berdiam Diri di Rumah, Warga Bali Berhasil Hemat Listrik Loh!
Jelang Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947, Intip 3 Upacara Adat yang Biasa Dilakukan Warga Bali, dari Sebelum Hingga Sesudah Perayaan