SketasNusantara.id - Kejadian yang menimpa seorang santri di Bandung ini akan menjadi satu diantara banyak catatan hitam kehidupan pondok pesantren.
Dimana kali ini kembali terjadi kasus penganiayaan santri hingga tewas di Bandung yang sangat tragis dan memprihatinkan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, kejadian nahas ini berada di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Dimana seorang santri yang menjadi korban berinisial A yang masih betuisa 14 tahun.
Sedangkan pelaku merupakan FH yang sudah berusia 23 Tahun yang diketahui merupakan kerabat pemilik pondok pesantren.
Kejadian terjadi pada Rabu, 5 Maret 2025, sekitar pukul 01.30 WIB dimana korban kepergok berada di asrama putri oleh seorang guru.
Baca Juga: Jenazah Bocah Korban Penganiayaan di Jember Sudah Dimakamkan, Ibu Korban Ingin Pelaku Dihukum Mati
Sebab panik maka korban kemudian melakukan penyerangan kepada orang yang memergokinya lalu ia melarikan diri dengan membawa senjata tajam.
Kemudian terjadi penusukan oleh FH terhadap A, korban sempat mendapatkan perawatan.
Namun meski sudah mendapatkan perawatan namun nyawanya A tidak dapat ditolong lagi sebab ia meninggal dunia di rumah sakit.
Setelah korban tewas, pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polsek Ibun dan kasus ini sedang dalam penanganan lebih lanjut oleh Polresta Bandung.
Pihak kepolisian saat ini sedang mendalami kasus penusukan sesama santri di dalam pondok pesantren tersebut.
Artikel Terkait
Dilaporkan Dugaan Kasus Penganiayaan, Ini 4 Kontroversi Chandrika Chika Sampai Ribut dengan Fuji, Selebriti Problematik!
Bikin Ulah Lagi, Chandrika Chika Dilaporkan Atas Dugaan Penganiayaan! Bongkar Sosok Korban, Siapa Yuliana Byun?
Diduga Lakukan Penganiayaan pada Mahasiswa di Kawasan SCBD, Chandrika Chika Kembali Jadi Sorotan
Beneran Chandrika Chika? Beredar Video CCTV Detik-Detik Diduga Terjadi Penganiayaan di SCBD Jakarta, Begini Tanggapan Polisi
Yuliana Byun Siapa? Sosok Wanita yang Jadi Korban Dugaan Penganiayaan Chandrika Chika di Jaksel hingga Patah Tulang