SketsaNusantara.id- Kesal terhadap permasalahan rumah tangga sang anak, seorang mertua di Dusun Panggulmelati, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember aniaya menantu hingga babak belur.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 05 Maret 2025 malam. Diketahui, sang mertua adalah Kosim (52) warga setempat. Sementara menantunya bernama Toha (42).
Kosim harus diamankan oleh tim Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Gumukmas. Ia diduga menganiaya Toha karena permasalahan keluarga anaknya.
Saksi mata, Rohman, menyampaikan bahwa saat itu korban hendak menjemput anak dan istrinya yang ada di rumah mertuanya. Namun, ketika korban sampai di rumah mertua, mereka cekcok adu mulut.
“Sepertinya ada masalah dengan istrinya, sehingga anak dan istrinya pulang ke rumah ayahnya (terduga pelaku. Korban ini mau menjemput istri dan anaknya pulang ke rumah mereka,” kata Rohman, Jum’at 7 Maret 2025.
Lebih lanjut kata Rohman, saat korban mau keluar dari rumah mertuanya, korban tiba-tiba dicegat dan dianiaya oleh mertuanya hingga banyak luka.
“Ketika korban di depan rumah pak Kosim, tiba-tiba pak Kosim memukul korban. Korban mengalami luka robek di pelipis dan mata kiri, setelah itu saya lerai lalu korban pulang,” ujar Rohman.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gumukmas, Aiptu Sugiyanto menyatakan bahwa ketika pihak kepolisian mengamankan pelaku dirumahnya, terduga pelaku tanpa perlawanan.
“Sesuai laporan korban dan hasil visum, kami mengamankan pelaku dirumahnya. Pelaku tidak melakukan perlawanan ke petugas,” ungkap Sugiyanto.
Menurut Sugiyanto, dikarenakan ini masalah keluarga, maka akan dibahas di internal keluarga untuk diupayakan mediasi terlebih dahulu.
“Pelaku akan kami upayakan untuk mediasi terkendala dahulu,” papar Sugiyanto.
Artikel Terkait
Update, Peluru Nyasar Lukai Nenek di Jember, Korban Masih Dirawat dan Belum Bisa Diperiksa
Hadiri Sertijab di Jember, Gubernur Jatim Khofifah Tekankan Program MBG Berjalan Maksimal: Ini Upaya Pengentasan Kemiskinan
4 Fakta Anak Sapi Berkaki 6 di Jember yang Viral, Hanya 4 Kaki yang Berfungsi
Pemprov Jatim Siapkan 40 Sekolah Rakyat, Gubernur Khofifah: Khusus Jember Dapat 2 Kuota untuk Tekan Angka Kemiskinan
Pemprov Jatim Minta Program MBG Berjalan, Bupati Jember Gus Fawait: Pemkab Siapkan Anggaran Pendukungnya