Dengan meningkatnya daya tarik wisata, masyarakat Pulau Maratua kini memiliki peluang lebih besar dalam mengembangkan usaha berbasis pariwisata, seperti pemandu wisata dan penyewaan peralatan snorkeling.
Direktur Utama BRI, Sunarso, dalam acara Kompas 100 Outlook pada 17 Februari 2025 menegaskan bahwa BRI berkomitmen untuk mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasionalnya.
“Perubahan iklim membutuhkan aksi nyata. Program BRI Menanam – Grow & Green menjadi bukti bahwa keberlanjutan lingkungan dapat berjalan seiring dengan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sunarso.
Sejak dimulai pada 2023, program ini telah berhasil mentransplantasi 2.430 fragmen terumbu karang. Upaya ini tidak hanya menyelamatkan ekosistem laut, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.
Baca Juga: Perluas Inklusi Keuangan, Holding UMi BRI Kucurkan Rp626,6 Triliun untuk UMKM
Dengan semakin luasnya cakupan program ini, Pulau Maratua berpeluang menjadi contoh sukses bagaimana konservasi laut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Prestasi Terbaru BRI di Kancah Internasional, Masuk Jajaran Perusahaan Terbaik di Asia-Pasifik 2025 Versi Majalah TIME
Fokus Dukung UMKM, BRI Salurkan Rp1,110 Triliun Kredit dan Jaga Kinerja Stabil
Cerita Sukses Ethnic Gendhis UMKM Binaan BRI, Batik Tradisional Jadi Favorit Generasi Milenial dan Gen Z Menembus Pasar Tradisional
Strategi Fleksibel dan Terukur BRI: Kunci Pertumbuhan di Tengah Gejolak Ekonomi Global
BRI Dukung UMKM Kebumen: Agrominafiber Handicraft Ekspor Produk Ramah Lingkungan