Minggu, 19 Juli 2026

Menyelamatkan Terumbu Karang Meningkatkan Ekonomi, Transformasi Pulau Maratua Lewat Program BRI Menanam

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Selasa, 25 Februari 2025 | 21:35 WIB
Terumbu Karang hidup, nelayan sejahtera. BRI menanam wujudkan kelestarian laut dan ekonomi berkelanjutan (Dok. BRI)
Terumbu Karang hidup, nelayan sejahtera. BRI menanam wujudkan kelestarian laut dan ekonomi berkelanjutan (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id – Pulau Maratua, salah satu surga bahari di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kini semakin bersinar berkat upaya pelestarian ekosistem laut yang dilakukan melalui program BRI Menanam – Grow & Green.

Program ini tidak hanya menjaga kelestarian terumbu karang, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.

Dalam inisiatif yang dijalankan oleh BRI Peduli sejak 2023, bersama dengan Kelompok Maratua Peduli Lingkungan (MPL) dan Yayasan Ekonomi Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia (YEKHALI), transplantasi terumbu karang dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Tas Rajut Medan Tembus Dunia, Kisah Inspiratif Kesuksesan Animers Craft di Ajang BRI UMKM EXPO(RT) 2025

Hingga Januari 2025, area transplantasi telah mencapai 1.458 meter persegi, dengan tingkat kelangsungan hidup terumbu karang mencapai 97%.

Bagi nelayan Pulau Maratua, ekosistem terumbu karang yang sehat bukan sekadar keindahan alam, melainkan sumber kehidupan.

Ketua MPL, Muhammad Ilyas, menegaskan bahwa seluruh fragmen karang yang mati telah digantikan dengan yang baru, sehingga kini persentase karang hidup mencapai 100%.

Baca Juga: Keamanan Dana Nasabah Terjamin, BRI Tunjukkan Fundamental Bisnis yang Kokoh

“Dengan kondisi terumbu karang yang semakin baik, populasi ikan meningkat, yang berdampak langsung pada hasil tangkapan nelayan. Ini berarti peningkatan pendapatan bagi mereka,” jelas Ilyas.

Selain manfaat ekonomi, terumbu karang juga berperan dalam menahan abrasi pantai dan menjaga kualitas air laut.

Dengan demikian, program ini tidak hanya melindungi ekosistem laut, tetapi juga menjamin keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Baca Juga: BRI Peduli Yok Kita Gas! Inisiatif Hijau yang Mengubah Sampah Jadi Berkah dan Mengurangi Emisi

Selain nelayan, sektor pariwisata juga mendapat manfaat besar. Dian Perdana dari YEKHALI mengungkapkan bahwa keberhasilan program ini membuka peluang baru bagi ekowisata di Pulau Maratua.

“Kawasan transplantasi kini menjadi destinasi snorkeling alternatif. Ini menarik wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah laut, sekaligus berkontribusi pada ekonomi masyarakat lokal,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X