“Banyak OPD menganggap informasi tentang kesehatan reproduksi tidak penting, padahal ini sangat dibutuhkan. Di pusat pendidikan, pusat pengaduan, bahkan di level kementerian agama dan dinas pendidikan, satgasnya banyak, tapi tidak aktif,” tegasnya.
Baca Juga: Dari Lailatul ljtima', Kyai di Jombang Ini Ajak Rawat Nilai Kemanusiaan dengan Terus Mencari Ilmu
Ana menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud keprihatinan sekaligus seruan masyarakat Jombang agar perempuan dan anak mendapatkan perlindungan yang lebih kuat.
"Aksi ini menjadi suara masyarakat Jombang yang mendesak adanya perlindungan lebih kuat bagi perempuan dan anak agar tidak ada lagi korban serupa di masa depan," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Meningkatnya Kriminalitas di Jombang, PMII Desak Aparat Bertindak Tegas, Kapolres: Kami Upayakan Maksimal
Polres dan Kodim 0814 Jombang Bersinergi Perbaiki Jalan Berlubang demi Keselamatan Pengendara
Polres Jombang Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis Siswi SMA, Tiga Pelaku Berhasil Ditangkap
Ketua PCNU Jombang Tegaskan Wajib Hukumnya Warga NU Jaga NKRI
Bangun Jombang Lebih Baik: Musrenbang 2025 Tekankan Sinergi dan Inklusivitas