SketsaNusantara.id - Nama Tony Blair mendadak jadi trending topic di media sosial usai dikabarkan jadi anggota Dewan Pengawas Danantara yang resmi dirilis hari Senin, 24 Februari 2025.
Kabar tersebut bermula dari pernyataan Rosan Roeslani selaku CEO Danandata Indonesia yang mengatakan bahwa Tony Blair akan menjadi Pengawas bersama Menteri BUMN, Erick Thohir.
Penunjukan mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, sebagai anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) setelah acara peresmian bersama Presiden Prabowo Subianto telah memicu perdebatan di kalangan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Resmikan Danantara, Prabowo Harapkan Investasi ke Industri yang Menciptakan Lapangan Kerja
Beberapa jurnalis senior dan pengamat politik mempertanyakan langkah pemerintah memasukkan tokoh asing, bahkan banyak warganet yang ikut menyoroti rekam jejak Tony Blair yang sarat dengan berbagai kontroversi selama masa jabatannya di Inggris.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram @gnfi, disebutkan bahwa keberadaan tokoh dunia seperti Tony Blair dalam struktur pengawasan diharapkan dapat memperkuat kredibilitas dan daya tarik investasi bagi Indonesia di kancah dunia.
Namun, di balik semua itu muncul kekhawatiran masyarakat Indonesia karena ada campur tangan orang asing yang mengawasi kerja Danantara apalagi terdapat dana ribuan triliun dari BUMN dikerahkan di sana.
Mengutip dari situs The Week, Tony Blair yang pernah menjadi sebagai Perdana Menteri Inggris pada tahun 1997 hingga 2007 dan kerap menuai kontroversi selama masa jabatannya.
Salah satu keputusan paling kontroversialnya adalah dukungannya terhadap invasi Amerika Serikat ke Irak pada tahun 2003, yang menuai kritik karena mempercayai "berita hoaks".
Tony Blair menyebut bahwa Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal, sehingga hal tersebut tak bisa dibiarkan. Padahal kabar tersebut datang dari sumber yang tidak jelas kebenarannya.
Tony kemudian menyesal dan mengakui bahwa keputusannya keliru, meski sudah banyak korban yang tewas dalam konflik di Irak yang memicu ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah. Bahkan, beberapa tokoh internasional, seperti Uskup Desmond Tutu, menyerukan agar Blair diadili atas keputusannya tersebut.
Artikel Terkait
Profil Burhanuddin Abdullah Inisiator dan Ketua Tim Pakar Danantara, Mantan Gubernur BI yang Pernah Dipenjara Imbas Korupsi
Siapa Calon Bos Danantara? Profil Pandu Sjahrir, Keponakan Luhut Binsar yang Dirumorkan Bakal Kelola Aset Rp14 Ribu T
Kaesang Pangarep Dikabarkan Bakal Duduki Posisi Strategis Danantara, Jokowi Family Makin Menyala
Danantara Lahan Basah Bancaan Kekuasaan Para Penguasa, Jokowi hingga Ponakan Prabowo Masuk Struktur: Tujuan Efisiensi Anggaran?
SAH! Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Badan Pengelola Investasi Danantara, Sambut Era BaruĀ Badan Usaha Milik Negara