Jika tidak ada pakaian hangat yang tersedia, salurkan panas tubuh anda kepada penderita Hipotermia dengan cara memeluknya.
Setelah itu, lindungi penderita Hipotermia dari angin dingin. Bisa juga membawanya ke tempat yang hangat den kering.
Selain itu, pantau terus suhu tubuh penderita dengan menggunakan termometer, sambil memberikan cairan hangat seperti sup atau cokelat panas.
Namun perlu diingat agar tidak memberikan cairan saat penderita Hipotermia dalam kondisi tidak sadar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Takut Pikun di Usia Dini? Cermati Gejala serta Cara Mengurangi Risiko Demensia Sejak Remaja
Baru Pulang dari Tanah Suci? Waspadai Gejala Ini dalam 14 Hari Pertama, Kata Tim Kesehatan Haji Indonesia
Mirip Flu dan Tipes! Kenali Gejala Leptospirosis di Musim Hujan, Infeksi Serius Akibat Tikus yang Bisa Sebabkan Kematian
Apa itu Askariasis? Mengenal Gejala Infeksi Akibat Cacing Gelang, Berkaca pada Balita Raya yang Meninggal di Sukabumi, Begini Cara Pencegahannya
Curhatan Novita Angie yang Baru Saja Jalani Operasi Batu Empedu, Spill Gejala dan Efek Buruknya
Apa itu Superflu? Waspada Penyebaran Virus Influenza H3N2 yang Masuk ke Indonesia dan Banyak Terdeteksi di Jatim, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
4 Fakta Kardiomiopati, Penyakit Lemah Otot Jantung yang Diderita Anak Pinkan Mambo, Gejala, Penyebab hingga Penanganannya