SketsaNusantara.id - Meninggalnya Syafiq Ridhan Ali yang sempat hilang di Gunung Slamet menambah panjang daftar kasus kematian pendaki di gunung.
Pendaki asal Magelang tersebut diduga meninggal dunia usai mengalami hipotermia saat mendaki puncak tertinggi di Jawa Tengah tersebut.
Insiden ini bukanlah kali pertama terjadi. Kasus serupa juga pernah terjadi, beberapa di antaranya sempat jadi sorotan publik.
Hipotermia kerap menjadi salah satu penyebab kematian pendaki di gunung. Kendati demikian, hipotermia juga bisa menyerang seseorang meski ia tidak sedang mendaki.
Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Rumah Sakit Ciputra, Hipotermia adalan kondisi saat tubuh mengalami suhu tubuh di bawah 35 derajat celcius.
Kondisi medis ini cukup berbahaya lantaran bisa mengganggu kerja organ tubuh. Suhu tubuh yang rendah bisa menyebabkan otak dan organ tubuh tidak berfungsi dengan baik.
Hipotermia yang juga bisa memicu serangan jantung ini kemudian menjadi salah satu kondisi medis yang kerap menjadi penyebab kematian pendaki di gunung.
Penyebab Hipotermia
Penyebab seseorang bisa mengalami hipotermia yakni karena suhu tubuh yang turun secra cepat hingga melewati batas terendah suhu tubuh minimal, yakni 35 derajat.
Dikutip dari laman resmi Rumah Sakit Pusat Pertamina, ada beberapa faktor lain yang juga menyebabkan munculnya Hipotermia, yakni sebagai berikut:
-Paparan suhu dingin dalam waktu lama
-Pakaian basah
-Kondisi medis tertentu seperti diabetes, jantung hingga gangguan tiroid
-Penggunaan obat-obatan tertentu
Gejala Hipotermia
Artikel Terkait
Takut Pikun di Usia Dini? Cermati Gejala serta Cara Mengurangi Risiko Demensia Sejak Remaja
Baru Pulang dari Tanah Suci? Waspadai Gejala Ini dalam 14 Hari Pertama, Kata Tim Kesehatan Haji Indonesia
Mirip Flu dan Tipes! Kenali Gejala Leptospirosis di Musim Hujan, Infeksi Serius Akibat Tikus yang Bisa Sebabkan Kematian
Apa itu Askariasis? Mengenal Gejala Infeksi Akibat Cacing Gelang, Berkaca pada Balita Raya yang Meninggal di Sukabumi, Begini Cara Pencegahannya
Curhatan Novita Angie yang Baru Saja Jalani Operasi Batu Empedu, Spill Gejala dan Efek Buruknya
Apa itu Superflu? Waspada Penyebaran Virus Influenza H3N2 yang Masuk ke Indonesia dan Banyak Terdeteksi di Jatim, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
4 Fakta Kardiomiopati, Penyakit Lemah Otot Jantung yang Diderita Anak Pinkan Mambo, Gejala, Penyebab hingga Penanganannya