Minggu, 19 Juli 2026

Apa Itu Hipotermia? Mengenal Kondisi Medis yang Kerap Mengintai Pendaki saat Naik Gunung, Gejala hingga Cara Mengatasinya

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 16 Januari 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi gejala, penyebab hingga cara menangani Hipotermia (Freepik/wayhomestudio)
Ilustrasi gejala, penyebab hingga cara menangani Hipotermia (Freepik/wayhomestudio)

Gejala Hipotermia umumnya berbeda-beda, tergantung pada tingkat keparahannya.

Baca Juga: Mengenal Hipotermia dan AMS, Kondisi Penyebab Meninggalnya Dua Pendaki Indonesia Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Saat Mendaki Puncak Carstensz

Berdasarkan informasi dari laman RS Ciputra, ada ciri-ciri Hipotermia terbagi menjadi 3 jenis, yakni:

- Gejala Hipotermia Ringan.

Seseorang dikatakan mengalami Hipotermia ringan saat suhu tubuhnya berada di kisaran 32-35 derajat Celcius.

Adapun gejala Hipotermia ringan antara lain menggigil, denyut nadi lemah, warna kulit yang memucat, gerakan tubuh melambat, sulit bernapas cepat, kelelahan hingga penurunan kesadaran.

- Gejala Hipotermia Sedang

Adapun Hipotermia Sedang yakni kondisi ketika suhu tubuh seseorang berada di antara 28-32 derajat Celcius.

Gejala Hipotermia Sedang yakni napas dan detak jantung yang melambat, halusinasi, bicara tidak jelas, kulit mulai kebiruan, tubuh menggigil berkurang, pupil mata melebar hingga penurunan fungsi mental.

- Gejala Hipotermia Berat

Hipotermia Berat terjadi saat suhu tubuh berada di bawah 28 derajat Celcius dengan tanda-tanda tubuh yang tidak lagi menggigil, muncul cairan pada paru-paru, bicara tidak jelas, penurunan kesadaran, tubuh hilang keseimbangan, jantung berhenti berdetak, hingga mengantuk.

Baca Juga: Pendaki Harus Tahu! 6 Cara Mengatasi Hipotermia saat di Gunung, Pertolongan Pertama yang Wajib Dilakukan

Cara Menangani Hipotermia

Salah satu langkah penting dalam menangani Hipotermia yakni melakukan pertolongan pertama sambil menunggu penanganan dari tim medis.

Pertolongan pertama dalam menangani Hipotermia antara lain melepas semua pakaian basah dan menggantinya dengan yang kering juga hangat.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X