Minggu, 19 Juli 2026

Mengenal Hipotermia dan AMS, Kondisi Penyebab Meninggalnya Dua Pendaki Indonesia Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Saat Mendaki Puncak Carstensz

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 3 Maret 2025 | 21:38 WIB
Dua wanita tangguh yang meninggal dunia setelah turun dari puncak Cartensz  (X @Andreasharsono)
Dua wanita tangguh yang meninggal dunia setelah turun dari puncak Cartensz (X @Andreasharsono)

SketsaNusantara.id - Dunia pendakian gunung berduka, 2 wanita tangguh asal Indonesia, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti akhirnya menyerah di pelukan alam Gunung Jaya Wijaya yang ekstrim.

Dua wanita yang bersahabat sejak di bangku SMA dan sama-sama menggemari pendakian gunung meninggal dunia karena hipotermia, namun ada pula yang menyebutkan mereka berdua meninggal dunia karena AMS (Acute Mountain Sicknes).

Puncak Carstensz, atau Piramida Carstensz merupakan puncak dari pegunungan Jaya Wijaya di Indonesia yang juga salah satu dari Tujuh Puncak (Seven Summits) dunia.

Baca Juga: Pendaki Harus Tahu! 6 Cara Mengatasi Hipotermia saat di Gunung, Pertolongan Pertama yang Wajib Dilakukan

Sebuah puncak gunung yang dikenal sangat sulit untuk didaki sebab memiliki medan berat dan juga suhu ekstrim yang bisa berubah-ubah.

Peristiwa tragis ini terjadi saat kedua pendaki sedang dalam perjalanan turun dari Puncak Carstensz menuju Base Camp Lembah Kuning dimana kejadian ini terjadi di lokasi Teras Dua, yang berada di ketinggian 4.600 mdpl.

Dari 2 penyebab meninggal dunia pendaki gunung ini apa perbedaan dari hipotermia dan AMS?

Baca Juga: Mengenal Hipotermia, Kondisi yang Sering Dialami Pendaki saat Naik Gunung, Penyebab, Gejala hingga Bahayanya

Dilansir SketsaNusantara.id dari YouTube DR. CICI (Christianto Tangkau), Hipotermia dan Acute Mountain Sickness (AMS) merupakan dua kondisi berbeda yang dapat membahayakan pendaki gunung.

Meskipun keduanya berbeda namun keduanya dapat dipicu oleh kondisi lingkungan yang sama, yaitu ketinggian dan suhu dingin. 

Hipotermia 

Hipotermia, suatu kondisi yang disebabkan oleh penurunan suhu tubuh yang drastis di bawah 35 derajat Celsius, biasanya hal ini terjadi akibat paparan suhu dingin yang ekstrem, angin kencang, dan kelembapan tinggi.

Baca Juga: 6 Fakta Pendaki yang Tewas di Puncak Carstensz karena Hipotermia, Mendaki Gunung Sejak SMA hingga Dijuluki Hiking Queen

Gejala seseorang alami hipotermia adalah penurunan suhu tubuh ekstrim sehingga ia akan menggigil hebat, kelelahan ekstrem, kebingungan, kehilangan koordinasi dan dalam kasus parah penderita akan kehilangan kesadaran dan gagal fungsi organ.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube DR. CICI (Christianto Tangkau)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X