SketsaNusantara.id - Belakangan ini beredar rumor terkait cabut gigi yang disebut-sebut dapat menyebabkan kebutaan permanen.
Rumor ini kerap membuat orang takut menjalani prosedur pencabutan gigi, bahkan ketika diperlukan untuk kesehatan mulut.
Kekhawatiran ini bermula dari kasus viral seorang pemuda bernama Hengki Saputra dari Padang Pariaman, Sumatera Barat yang mengalami kebutaan setelah mencabut gigi di sebuah klinik.
Kasus ini memicu spekulasi di kalangan masyarakat bahwa pencabutan gigi bisa berdampak buruk bagi organ tubuh lainnya. Lantas, benarkah pencabutan gigi bisa menyebabkan kebutaan?
Secara medis, anggapan bahwa pencabutan gigi langsung menyebabkan kebutaan adalah mitos. Danang Dewantara, dokter gigi dari RSUD dr. Iskak Tulungagung menjelaskan bahwa saraf gigi dan saraf mata tidak memiliki hubungan langsung.
"Tidak ada korelasi antara pengangan pencabutan gigi dengan indera penglihatan. Ini adalah sebuah penafsiran masyarakat yang percaya mitos yang berkembang dari mulut ke mulut," ucap drg. Danang, dikutip SketsaNusantara.id dari situs resmi RSUD Tulungagung.
Dokter Danang menyebut gigi rahang atas jika dicabut tak ada hubungannya dengan kebutaan pada mata.
Kasus seperti ini jarang ditemui, karena jaringan saraf antara kedua organ ini terpisah sehingga pencabutan gigi tidak akan mempengaruhi mata.
Saraf trigeminus (saraf kranial kelima) memang memiliki tiga cabang, yaitu saraf optalmikus (mata), maksilaris (gigi rahang atas), dan mandibularis (gigi rahang bawah).
Meski berasal dari sumber yang sama, cabang-cabang ini terpisah dan tidak saling memengaruhi.
Baca Juga: Apakah Makan Kulit Ayam Bisa Menyebabkan Kanker? Ini Jawaban dr. Tirta!
Jika satu cabang terganggu, seperti saat pencabutan gigi, tidak akan memengaruhi fungsi cabang lain, termasuk saraf mata. Oleh karena itu, prosedur pencabutan gigi yang dilakukan sesuai standar tidak akan menyebabkan kebutaan.
Artikel Terkait
Apa Itu Preeklamsia? Waspada Komplikasi Kehamilan yang Diduga Jadi Penyebab RA Kartini Wafat, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
5 Fakta Malaria, Penyakit Endemik di Indonesia, Punya Gejala Mirip Demam Berdarah hingga Wilayah dengan Kasus Positif Terbanyak
Menopause Bisa Picu Gangguan Psikologis? Yuk Kenali Gejala dan Cara Penanganannya
Takut Pikun di Usia Dini? Cermati Gejala serta Cara Mengurangi Risiko Demensia Sejak Remaja
Baru Pulang dari Tanah Suci? Waspadai Gejala Ini dalam 14 Hari Pertama, Kata Tim Kesehatan Haji Indonesia
Mirip Flu dan Tipes! Kenali Gejala Leptospirosis di Musim Hujan, Infeksi Serius Akibat Tikus yang Bisa Sebabkan Kematian