Minggu, 19 Juli 2026

Puasa Bisa Bikin Kurus atau Gemuk? Ini Fakta Ilmiah dan Kesalahan yang Sering Terjadi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 3 Maret 2025 | 06:00 WIB
Ilustrasi, apakah puasa bisa membuat badan kurus atau gemuk? (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi, apakah puasa bisa membuat badan kurus atau gemuk? (Pexels/Pixabay)

SketsaNusantara.id - Apakah kamu termasuk orang yang percaya bahwa puasa, khususnya selama Ramadhan, akan membuat badan langsing?

Bagaimanapun, puasa sering dikaitkan dengan penurunan berat badan. Makanya, banyak orang percaya bahwa menahan makan dalam jangka waktu tertentu bisa membantu tubuh membakar lemak lebih cepat.

Namun, apakah anggapan tersebut benar secara ilmiah?

Baca Juga: Diet saat Puasa Ramadhan? Begini Komposisi dan Menu Makanan Sehat yang Cocok Agar Terhindar dari Rasa Lemas

Faktanya, tidak sedikit orang yang justru mengalami kenaikan berat badan saat berpuasa. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari pola makan yang salah hingga kurangnya aktivitas fisik.

Jadi, apakah puasa benar-benar bisa menjadi solusi untuk mendapatkan tubuh ideal?

Sebelum menjadikan puasa sebagai metode diet, penting untuk memahami bagaimana tubuh bekerja selama berpuasa.

Baca Juga: Ngabuburit, Tradisi Bulan Ramadhan yang Paling Dinanti hingga Fenomena ‘War Takjil’ Jelang Waktu Berbuka Puasa

Menurut penelitian yang diterbitkan di The New England Journal of Medicine, dalam beberapa jam pertama puasa, tubuh menggunakan glukosa sebagai sumber energi utama.

Setelah 12-24 jam tanpa asupan makanan, tubuh mulai menggunakan cadangan lemak sebagai energi. Proses inilah yang sering disebut sebagai ketosis.

Namun, efektivitas puasa dalam menurunkan berat badan tidak hanya bergantung pada durasi puasa, tetapi juga pada pola makan saat berbuka.

Baca Juga: Tips Shireen Sungkar Ajarkan Puasa Ramadhan pada Anak Sejak Dini, Istri Teuku Wisnu: Nggak Gampang, Lebih Banyak...

Jika setelah berpuasa seseorang mengonsumsi makanan tinggi kalori dalam jumlah berlebihan, maka defisit kalori yang dihasilkan selama puasa bisa hilang.

Bahkan, hal itu berujung pada surplus kalori yang menyebabkan kenaikan berat badan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X