jelajah

Senjata Pusaka Kudi Bagong Ternyata Cikal Bakal Kujang? Konon yang Asli Hanya Dibuat dari Logam Kuno Era Budha

Minggu, 24 November 2024 | 07:00 WIB
Senjata nyentrik milik Bagong, kudi ternyata cikal bakal kujang, senjata tradisional Jawa Barat. (Kolase tangkap layar Youtube Dhuwung/woko prabu)

SketsaNusantara.id - Kudi merupakan senjata yang dimiliki oleh Bagong, salah satu karakter Punakawan dalam wayang kulit Jawa.

Punakawan terdiri dari Semar, sang ayah, bersama ketiga putranya yakni Gareng, Petruk, dan Bagong.

Masing-masing putra Semar memiliki senjata khas yang punya simbol dan pemaknaan mendalam.

Baca Juga: 3 Senjata Nyentrik Alat Dakwah Punakawan Simbol Profesi Gareng, Petruk, dan Bagong, Sepele tapi Mematikan

Bagong yang merupakan anak termuda memiliki senjata khas bernama kudi. Senjata ini bentuknya seperti pisau besar tetapi dengan lekukan unik.

Senjata itu sebenarnya adalah representasi dari alat para petani, sekaligus menggambarkan keseharian Bagong sebagai perwakilan rakyat jelata.

Menariknya, kudi dikenal sebagai salah satu senjata kuno karena keberadaannya diukir dalam relief di Candi Sukuh.

Baca Juga: Digambarkan Buruk Rupa Bermata Lebar, Bagong Menjadi Simbol Ulama, Punya Senjata Khas Petani

Disebutkan pula bahwa ada beragam jenis kudi yang digunakan oleh masyarakat di zaman dulu.

Dilansir SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Selancar Waktu yang diunggah 7 Juni 2021, sejumlah literatur menyebut kudi sebagai cikal bakal kujang, senjata tradisional khas Jawa Barat.

Kujang sendiri disebutkan berasal dari 2 kata, yakni "kudi" dan "hyang", dan bisa dimaknai sebagai senjata yang memiliki kekuatan kedewataan.

Baca Juga: Karakter Wayang Kulit Langka ini Dianggap Biang Kejahatan tapi Dipuja Para Raksasa, Pernah Dikalahkan Semar

Awal mulanya dibuat sebagai alat untuk pertanian, lalu berkembang sebagai senjata untuk olah kanuragan, lalu berkembang menjadi pusaka.

Bahkan, ada sejumlah pendapat yang menyatakan bahwa kudi yang asli bisa dilihat dari jenis besinya.

Halaman:

Tags

Terkini