jelajah

3 Duet Maut di Wayang Kulit Jawa, Anak-Anak Pandawa Paling Sakti dan Kompak di Babak Perang Kembang

Minggu, 24 November 2024 | 09:00 WIB
Ada 3 pasangan keturunan Pandawa dalam wayang kulit Jawa yang punya kesaktian luar biasa. (Tangkap layar Youtube Ari Poncowolo)

Dalam sejumlah lakon, terutama di babak Perang Kembang saat melawan para raksasa bertubuh besar, Abimanyu biasanya menggunakan senjata pamungkas busur dan anak panah.

Namun, ia juga kerap dibantu oleh saudaranya, yakni Gatotkaca. Hal ini ternyata serupa pada ayah mereka, yakni Bratasena dan Arjuna.

Baca Juga: Wayang adalah Singkatan 'Wajib Sembahyang', Kyai Achmad Chalwani: Maka Kalau Ada Orang Rajin Nonton Wayang kok Tidak Pernah Sholat, Jelas...

Saat Arjuna kewalahan menghadapi para raksasa, ia biasanya dibantu oleh kakaknya, yakni Bratasena.

2. Raden Antareja dan Raden Irawan

Antareja adalah putra Bratasena bersama Dewi Nagagini. Sedangkan, Irawan putra Arjuna bersama Dewi Ulupi.

Awal kisah kekompakan Antaraja dan Irawan diceritakan dalam Lakon "Irawan Lahir".

Mereka berdua juga digambarkan saling membantu saat melawan para raksasa di babak Perang Kembang.

3. Raden Antasena dan Wisanggeni

Antasena merupakan putra Bratasena dengan Dewi Urangayu. Sedangkan Wisanggeni adalah putra dari Arjuna bersama Betari Dresanala.

Mereka berdua dikisahkan sangat kompak sehingga menjadi pasangan maut yang punya julukan "Ndugal Kewarisan".

Wisanggeni dikenal sebagai karakter yang punya otak cerdas, sedangkan Antasena sebagai eksekutor.

Itulah 3 pasangan keturunan Pandawa yang dikenal karena kesaktian mereka.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini