jelajah

Profil Mayjen DI Panjaitan, Pahlawan Revolusi Tragedi G30S PKI: dari Anggota Giyugun hingga Penghargaan Anumerta

Rabu, 18 September 2024 | 19:00 WIB
Potret Mayjen DI Panjaitan. (Tangkap layat YouTube.com/SPASI dan OPtuber)

DI Panjaitan memperoleh promosi menjadi Asisten 4/Logistik Menteri/Panglima Angkatan Darat (Menpangad) per tanggal 1 Juli 1962.

Kenaikan jabatan Panjaitan membuat ia menjadi tangan kanan Jenderal Ahmad Yani yang menbuatnya masuk ke dalam daftar nama perwira TNI yang akan diculik.

Baca Juga: Berapa Jumlah Anak Jenderal Ahmad Yani? Begini Nasib Putra-Putri dari Pahlawan Revolusi yang Dulu Jadi Saksi Mata Kebiadaban G30S PKI

Pasukan Cakrabiwara yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung bergeral pada 1 Oktober 1965 dini hari menculik Panjaitan hidup atau mati.

Hingga akhirnya tangan kanan Jenderal Ahmad Yani ini tertembak di bagian kepalanya oleh Pasukan Cakrabirawa dan dibawa ke Lubang Buaya.

Pada tanggal 4 Oktober 1965 jenazah para korban penghianatan G30S PKI termasuk DI Panjaitan ditemukan.

Baca Juga: Rumah Jenderal Ahmad Yani, Jadi Museum Bersejarah Mengenang Peristiwa G30S PKI

Tanggal 5 Oktober dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Klibata, Jakarta dan emndapat gelar Pahlawan Revolusi dan penghargaan Anumerta.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini