SketsaNusantara.id- Candi Naga 1 adalah situs kuno yang berlokasi di Dusun Balekambang, Desa Seloliman, Kecamatan Terawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Candi Naga 1 juga dikenal sebagai bangunan berteras 4 dan terletak di lereng Gunung Bekel yang ke arah timur dengan ketinggian 1060 mdpl.
Secara keseluruhan, Candi Naga adalah peninggalan dari era Kerajaan Majapahit yakni abad ke 14 hingga 15 Masehi.
Penamaan Candi Naga sendiri berasal dari adanya bagian tubuh candi yang dibelit oleh sebuah hiasan yang tampak seperti ular besar atau naga.
Melalui bentuk naga di situs kuno inilah yang membuat Candi Naga 1 begitu menarik dan berbeda dari candi yang lainnya berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari kanal Youtube @Sarjanah Kopi.
Bentuk naga tersebut sangatlah unik dan menjadi satu-satunya candi di Indonesia yang dihiasi bentuk naga yang begitu mencolok.
Pada umumnya, ular naga dijadikan sebagai pola hias bentuk Makara di bagian kanan dan kiri tangga dengan naik ke bangunan candi yang dibentuk badan serta kepalanya.
Sedangkan bagian mulut naga digambarkan terbuka lebar dengan lidahnya yang menjulur ke luar dalam wujud untaian manik-manik atau mutiara.
Wujud Naga juga seringkali dipahat didekat atau lebih tepatnya di bawah Yoni karena bentuknya yang menonjol dan keluar dari bingkai bujur sangkar, sehingga perlu adanya penyangga di bawahnya.
Hiasan naga yang diletakkan di dekat Yoni pada bangunan Candi Naga 1 tersebut berfungsi sebagai penjaga atau perlindungan situs kuno ini.