SketsaNusantara.id- Dalam sejarah panjang peradaban Sunda, raja bukan hanya pemimpin pemerintahan.
Raja juga sosok yang dianggap suci, seolah menjadi perpanjangan tangan para dewa di bumi.
Posisi raja adalah simbol kekuasaan mutlak, dan setiap titahnya adalah "sabda" yang tak boleh dibantah.
Namun, menjadi raja tidaklah mudah. Calon raja harus menguasai berbagai ilmu, mulai dari pemerintahan, ekonomi, hingga ilmu bela diri, serta yang tak kalah penting, ilmu keagamaan.
Keagamaan saat itu dikuasai oleh para resi atau pendeta, yang berperan sebagai penasihat spiritual dan pemegang kendali atas nilai-nilai moral kerajaan.
Dalam beberapa kasus, raja yang memiliki pengetahuan mendalam tentang agama diberi gelar khusus, yaitu "Resi Guru”.
Resi Guru adalah sebuah penghormatan tertinggi bagi raja yang berhasil menggabungkan kekuatan politik dan spiritual.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Bujang Gotri, berikut 3 raja Sunda yang mendapat gelar mulia ini:
1. Mahaguru Manikmaya
Pendiri Kerajaan Kendan Manikmaya, yang juga dikenal sebagai Mahaguru Manikmaya, adalah pendiri kerajaan Kendan di wilayah Tatar Sunda pada abad ke-6.