Di sejumlah sumber juga menuliskan kalau putra sulung Sultan Hamengkubuwono III ini juga mengenakan blangkon.
Pakaian jubah dan sorban putih yang dipakai Diponegoro saat berperang itu menunjukkan sebuah protes kepada pendudukan Belanda di tanah Jawa.
Disebutkan juga kalau pakaian yang dikenakan Diponegoro saat itu sesuai dengan perlawanannya yang juga dikatan sebagai Perang Sabil atau perang di Jalan Allah.
Sehingga, bisa disimpulkan bahwa kedua potret foto atau lukisan Raden Ontowiryo dengan sorban dna blangkon adalah benar dan orang yang sama.
Hanya saja, sosok di balik yang melukisnya berbeda orang, sehingga detail dan keakuratan hasil sketsanya pun berbeda.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!