4) Buronan Belanda
WR Soepratman sempat menjadi buronan Belanda dan dicari-cari tentara penjajah itu.
Tanggal 7 Agustus 1938, Wage Rudolf ditangkap Belanda di studio Radio NIROM atau Nederlandsch Indische Radio Omroep.
Penyebab Wage ditangkap Belanda di Jalan Embong Malang Surabaya karena lagunya yang berjudul "Matahari Terbit".
Lagu tersebut dinyanyikan pandu-pandu KBI atau Kepanduan Bangsa Indonesia di sana dan dianggap wujud simpati terhadap Kekaisaran Jepang.
Baca Juga: Ada Berapa Tingkatan Paskibraka? Pahlawan Muda Pengibar Bendera Pusaka di Hari Kemerdekaan
WR Soepratman sempat ditahan oleh Belanda, namun kemudian dibebaskan karena tidak ditemukan bukti-bukti dirinya bersimpati kepada Jepang.
5) Biola milik WR Soepratman
Alat musik istimewa Biola Wage Rudolf Soepratman merupakan pemberian dari kakak iparnya, Willem Mauritius van Eldick, suami dari Roekiyem Soepratijah.
Biola tersebut diberikan kepada WR Soepratman sebagai hadiah ulang tahun yang ke-17 dan menjadi alat musik yang menemani perjalanan karir sang maestro.
Biola spesial ini dibuat oleh Nicolaus Amatus Fecit, seorang seniman pengrajin biola di Cremona, Italia di tahun 1600-an.
Saat ini biola yang sudah usang iu disimpan di Museum Sumpah Pemuda dan dibuat duplikat persis yang dipajang.
Biola asli disimpan rapi dan tidak dipajang karena alasan keamanan, namun tetap dilakukan perawatan selama 1 bulan sekali.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!