SketsaNusantara.id - Suku Kalang merupakan salah satu suku atau sub suku yang ada di Yogyakarta.
Suku Kalang termasuk salah satu suku atau sub suku di masyarakat Jawa yang memiliki sejarah panjang. Mulai dari hidup nomaden di pedalaman hutan hingga akhirnya bermukim di daerah Kotagede, Yogyakarta.
Suku Kalang konon telah turut mempengaruhi perkembangan budaya dan sejarah di daerah Yogyakarta dan sekitarnya seperti dilansir SketsaNusantara.id dari laman berkalaarkeologi.kemdikbud.go.id.
Suku Kalang dipercaya telah ada sejak Jawa belum mengenal agama Hindu pada tahun 753 seperti yang diungkap pada prasasti Kuburan Candi yang terdapat di Desa Tegalsari, Kawedanan Tegalharjo Kabupaten Magelang.
Suku Kalang juga disebut memisahkan diri dari masyarakat umum sejak adanya migrasi besar-besaran ras Austronesia ke nusantara yang kemudian menyebabkan suku-suku moderat lahir di mana salah satunya merupakan suku Jawa.
Wong Kalang atau Suku Kalang merupakan salah satu kelompok etnis yang memiliki sejarah panjang di Yogyakarta, khususnya di daerah Kotagede.
Mereka dikenal sebagai masyarakat yang kaya dan berpengaruh, terutama dalam bidang arsitektur dan kerajinan perak hingga saat ini yang ada sejak zaman kerajaan-kerajaan Jawa Kuno.
Nama "Kalang" sendiri berasal dari kata dalam bahasa Jawa yang berarti "batas," yang mencerminkan cara hidup mereka yang sering kali terpisah dari masyarakat umum.
Hal ini bisa jadi disebabkan karena tidak ada asal usul yang jelas terkait nenek moyang Suku Kalang sehingga mereka terpaksa tinggal di daerah terpencil seperti tepi sungai, tepi laut dan perbukitan serta pegunungan.
Mereka awalnya hidup secara nomaden di pedalaman hutan sehingga membentuk fisik mereka menjadi kuat dan luar biasa.
Hingga akhirnya, mereka dikenal sebagai maestro pembuat Candi dan memiliki kekuatan fisik yang luar biasa.