jelajah

Mengulik Kisah Usmar Ismail, Sosok Pahlawan Nasional dari Perfilman Indonesia yang Punya Kontribusi Besar pada Nahdlatul Ulama

Senin, 22 Juli 2024 | 20:30 WIB
Usmar Ismail, Sutradara legendaris Indonesia dan bersumbangsih pada NU (Instagram @usmarismailcinema.society)

SketsaNusantara.id - Usmar Ismail merupakan salah satu tokoh seniman, sutradara sekaligus aktif di organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdatul Ulama.

Diketahui bahwa Usmar Ismail memberikan cukup banyak kontribusi kepada negara hingga kemudian diangkat sebagai salah satu pahlawan nasional.

Lalu siapa sebetulnya Usmair Ismail dan bagaimana sepak terjangnya serta sumbangsihnya kepada negara dan organisasi Nahdlatul Ulama?

Baca Juga: Makam Pahlawan Nasional KH. Abdul Wahab Chasbullah, Tokoh Pendiri NU, Jadi Wisata Religi di Jombang, Lokasinya di…

Ini dia ringkasannya seperti dilansir SketsaNusantara.id dari laman dapobas.kemdikbud.go.id.

Siapa Usmair Ismail?

Usmar Ismail lahir pada tanggal 20 Maret 1921 di Bukittinggi, Sumatera Barat dan kelak ia akan dikenal sebagai bapak perfilman Indonesia.

Ia tumbuh menjadi pemuda yang cerdas dan dinamis sehingga di usia yang masih kuda ia sudah bisa menjadi seorang sutradara film, sastrawan, wartawan, bahkan ia kemudian dianggap sebagai pelopor dalam industri film di tanah air.

Selain itu ia dikenal sebagai orang yang memiliki kontribusi besar dalam organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) hingga ia pernah memiliki jabatan yang sangat penting di organisasi keagamaan tersebut.

Baca Juga: Siapa Dokter Soebandi? Pahlawan Jember yang Namanya Abadi, Sahabat Letkol Sroedji yang Segera Bergelar Pahlawan Nasional

Usmar Ismail meninggal pada tahun 1971 dengan meninggalkan begitu banyak karya sehingga ia diangkat sebagai pahlawan nasional tahun 2021 oleh Presiden Joko Widodo.

Karya-karya Usmar Ismail 

Pada tahun 1950, lima tahun setelah Indonesia merdeka, tiba-tiba satu film berjudul The Long March karya Usmar Ismail ditayangkan namun berakhir menyulut emosi tentara.

Dalam film itu diceritakan seorang kapten bernama Sudarto yang selain harus memimpin pasukan juga harus menghadapi pemberontakan Darul Islam, namun juga harus menghadapi penghianatan hingga gejolak asmara dengan gadis Eropa.

Halaman:

Tags

Terkini