Mulai dari ditemukannya prasasti hingga benda bersejarah lain seperti sebuah makam yang beridentitas.
Dikutip SketsaNusantara.id dari tayangan YouTube Nabawi TV, Ustadz Salim A. Fillah menyebutkan bahwa makam yang ditemukan di Gresik itu adalah makam Islam tertua di Pulau Jawa.
Disebut makam Islam karena nama dalam nisan tersebut bertuliskan seorang muslimah yaitu Fatimah binti Maimun.
Makam Islam tertua di Jawa ini dianggap sudah ada jauh sebelum berdirinya kerajaan Islam pertama di Indonesia, Samudera Pasai.
Artinya, jenazah seorang muslimah di makam ini sudah dikuburkan jauh sebelum para Wali Songo berperan sebagai penyebar agama Islam.
"Di Gresik, di Leran (desa) ada sebuah nisan berasal dari tahun 930 Masehi, nama yang terukir di nisan itu Fatimah binti Maimun," ujar ustadz Salim A. Fillah.
Jauh sebelum berdirinya Kerajaan Samudera Pasai dan berkembangnya ajaran Wali Songo di Jawa, makam ini dianggap sebagai bukti jejak masuknya Islam.
Makam Fatimah binti Maimun dikatakan sebagai bukti Islamisasi nusantara sudah ada sejak zaman sebelum kerajaan Islam berkuasa.
Di sumber lain, Buku Masa Prasejarah sampai Masa Proklamasi yang ditulis M. Junaedi Al Anshori menyebutkan bahwa tulisan di makam Fatimah binti Maimun terukir tahun 475 Hijriah atau 1082 Masehi.
Dikutip dari laman disparekrafbudpora.gresikkab.go.id, pada nisan bertuliskan bahwa Fatimah binti Maimun wafat pada hari Jumat, 12 Rabiul Awal 495 Hijrah atau 1101 Masehi.
Alamat lengkap makam Islam tertua itu berada di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.