SketsaNusantara.id- Di Jawa, ada banyak cerita tentang makhluk halus yang sangat ditakuti.
Salah satu sumber yang mencatat kisah-kisah ini adalah Serat Gidungan, ditulis oleh Gironggo Sutratno dan diterbitkan pada tahun 1929.
Sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube BERBAGI TAHU, informasi diambil dari naskah asli milik Gusti Kanjeng Ratu Pembayun di Keraton Surakarta, yang dibuat pada masa pemerintahan Susuhunan Pakubuwono V.
Serat Gidungan ditulis dalam bentuk tembang macapat bahasa Jawa dan terdiri dari 30 halaman.
Dalam bagian kedua, yang disebut Pupuh Sinom, disebutkan beberapa nama makhluk halus yang menjaga wilayah Mataram di Jawa.
Salah satu makhluk halus paling ditakuti adalah Dodol Kawit, yang menguasai daerah Pecahkan (lokasi tepatnya tidak diketahui).
Dodol Kawit digambarkan sangat sakti, menaiki kuda putih, berpayung kalah cakra, dan memiliki senjata-senjata gaib.
Baca Juga: Kenapa Trunojoyo Memberontak pada Kesultanan Mataram? Ternyata karena Dipicu oleh Sikap dari...
Cambuknya yang terbuat dari ekor ular jantan bisa mengarahkan malapetaka ke berbagai arah sesuai keinginannya.
Selain Dodol Kawit, ada juga Si Kluntung di Jepara dan Gambir Anom di Pati yang sangat dihormati dan ditakuti oleh makhluk halus lainnya karena kesaktiannya.
Pulau Jawa sendiri memang terkenal tidak hanya karena sumber daya alamnya, tetapi juga karena banyaknya makhluk gaib yang tinggal di sana.
Jawa memiliki banyak gunung aktif yang menjadi tempat favorit para jin atau dedemit.
Artikel Terkait
Apa Julukan Sunan Gresik? Seorang Wali Songo Senior Tanah Jawa yang Punya Beragam Julukan, Sebagai Kakek...
Istri Sunan Gresik, 3 Sosok Bidadari Cantik Pendamping Syeikh Maulana Malik Ibrahim dalam Proses Mengislamkan Tanah Jawa di Nusantara
Penyebaran Islam di Tanah Jawa! Benarkah Wali Songo Cuma Ada 9 Orang dan Berada Sebatas Satu Zaman Saja?
Kisah Punden Gembul yang Sakral dan Ramai Peziarah, Konon Jadi Tempat Berkumpul Wali Songo Sebelum Syiar Islam di Tanah Jawa
Siapakah Sunan Bayat? Mengenal Sosok Mantan Bupati Semarang yang Gila Harta hingga Jadi Ulama Paling Sabar Penyebar Islam di Tanah Jawa