SketsaNusantara.id - Orang Jepara tentunya tidak asing dengan cerita kisah seorang wanita pemberani yang berhasil mengalahkan Portugis dari Malaka.
Jepara terkenal dengan seni ukir kayu yang melegenda, namun taukah bila di Jepara ada sosok wanita tanggung yang dikenal sebagai Ratu Kalinyamat.
Namanya sungguh terkenal dikalangan masyarakat Jepara, Ratu Kalinyamat memimpin pada abad ke 16 pada tahun 1549-1579 yang mana saat itu Jepara masih bagian dari Kesultanan Demak.
Dilansir oleh SketsaNusantara.id yang di kutip dari Youtube Pena Media, siapakah sosok Ratu Kalinyamat yang mampu bikin Portugis tunduk hormat.
Ratu Kalinyamat memiliki nama asli Retno Kencono yang merupakan anak ketiga dari Raja Demak yaitu Sultan Trenggono cucu dari Raden Patah Pendiri Demak.
Nama Kalinyamat diambil dari lokasi istananya yang ada di Kalinyamat, Ratu Kalinyamat memiliki sikap tegas, berani mengambil keputusan, serta kemampuan memimpin yang baik.
Hal ini membuatnya cukup dikenal sebagai penguasa tangguh wanita di pesisir utara.
Ratu Kalinyamat terkenal di Indonesia saat Kerajaan Demak mengalami kemunduran karena konflik politik dan perebutan kekuasaan.
Dalam suatu peristiwa Raja Kalinyamat meninggal oleh pertempuran dengan Arya Panangsang dan membuat Ratu Kalinyamat meninggalkan istana dengan pergi ke sebuah Gunung Danaraja untuk bertapa.
Disana Ratu Kalinyamat melakukan Topo Wudo yang artinya bertapa dengan melepaskan segala atribut singgasananya sebagai Ratu.
Di sana Ratu Kalinyamat bersumpah untuk hidup prihatin hingga Arya Panangsang yang membunuh suaminya di hukum mati.
Setelah kematian dari Arya Panangsang, Ratu Kalinyamat turun dari Gunung dan kemudian dilantik sebagai Ratu Jepara sebagai Ni Mas Kalinyamat.