jelajah

Mulai Langka, Begini Cara Buat Kupat Ketheg, Kuliner Warisan Sunan Giri yang Cuma Ada di Gresik

Senin, 15 Juli 2024 | 14:28 WIB
Kupat Ketheg, Kuliner Khas Gresik (Instagram @wisatagresik)

SketsaNusantara.id - Kupat Ketheg merupakan kuliner khas Gresik yang masih berkaitan dengan sejarah Wali Songo.

Makanan ini biasanya disajikan saat malam slawe atau malam tepat menuju tanggal 25 Ramadhan.

Di malam ini umat muslim berbondong bondong untuk meraih Lailatul Qadar yang bernilai amalan seribu bulan.

Baca Juga: Asal-usul Sego Jangkrik, Kuliner Kesukaan Sunan Kudus yang Isinya Bukan Pakai Jangkrik, tapi Daging...

Kupat Ketheg dikenal sebagai kuliner peninggalan kerajaan Giri Kedhataon atau Sunan Giri.

Kuliner ini hampir punah dan hanya bisa ditemui di lokasi wisata Religi Sunan Giri yang berlokasi di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman NU Online, Air Ketheg, bahan utama Kupat Ketheg, saat ini sulit dijangkau. Hal ini karena debit air ketheg terus berkurang.

Baca Juga: 4 Kuliner Legendaris Bernama Unik Warisan Wali Songo yang Masih Eksis, Ada Favorit Sunan Kudus hingga Sunan Kalijaga

Air Ketheg merupakan bahan olahan utama dari Kupat Ketheg. Air ini merupakan endapan minyak mentah yang keluar dari sumur minyak tua berwarna kehijau-hijauan.

Untuk mendapatkannya, masyarakat harus mendaki bukit yang berada di Desa Giri.

Air ketheg atau disebut Lanthung inilah yang membedakan Kupat Ketheg dengan kuliner kupat lainnya karena memberikan rasa gurih dan asin yang kas.

Baca Juga: Sering Disangka Makanan Khas Indonesia, 8 Kuliner Ini Hasil Akulturasi Budaya Jawa, Tionghoa, Belanda hingga India 

Selain itu, air ketheg juga membuat kudapan ini tahan lama hingga lebih dari 15 hari tanpa pengawet kimiawi.

Cara Membuat Kupat Ketheg

Halaman:

Tags

Terkini