SketsaNusantara.id- Orang Indonesia, khususnya yang tinggal di Tanah Jawa, pasti mengetahui dan pernah merasakan makanan rakyat ini.
Ya, tempe! Tempe merupakan salah satu makanan tradisional khas Indonesia yang menjadi menu keseharian sebagai lauk pendamping nasi.
Siapa sangka, walau sering disepelekan karena harganya yang murah dan sianggap sebagai makanan rakyat kelas bawah, tempe mulai mendunia.
Baca Juga: Berdiri Kokoh Selama Ratusan Tahun, Sejarah Panjang Masjid Raya Baiturrahman Aceh Ini Gak Main-main
Di berbagai belahan dunia, misalnya Asia Timur dan Eropa, dengan mudah kita bisa menemukan tempe di berbagai toko asia yang ada di sana.
Bahkan, siapa sangka, saat ini pemerintah sedang mengajukan tempe sebagai warisan budaya tak benda untuk kemanusiaan ke UNESCO.
Yang menarik, tempe juga menjadi saksi sejarah peradaban nusantara, karena ada sejak era Jawa Kuno.
Kandungan Tempe
Tempe merupakan makanan olahan khas nusantara yang berasal dari kedelai yang difermentasikan.
Biasanya tempe dibuat dengan menggunakan bungkus daun waru, daun pisang dan plastik di era modern sekarang.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Indonesia.go.id, tempe memiliki banyak keunggulan yang bermanfaat bagi tubuh.
Tempe memiliki kandungan protein yang tinggi, rendah lemak jenuh dan kolestrol, rendah gula alami, mengandung kalsium, zat besi, seng, vitamin B12, dan senyawa antikanker isoflavon.