jelajah

Unik! Blangkon Senantiasa Jadi Ciri Khas Penampilan Sunan Kalijaga, Ternyata Ini Makna dan Nilai yang Terkandung pada Penggunaannya

Sabtu, 29 Juni 2024 | 10:42 WIB
Sunan Kalijaga Selalu Memakai Blangkon Sebagai Media Pengenalan Ajaran dan Nilai Islam di Jawa. (Instagram @dzat.ul.)

Blangkon sendiri memiliki keistimewaan dan makna filosofis yang begitu mendalam.

Baca Juga: Dibangun Wali Songo, Masjid Sang Cipta Rasa di Cirebon Jadi Tempat Sunan Kudus Bunuh Guru Sunan Kalijaga, Kenapa?

Makna didalamnya adalah berupa bentuk pengharapan dalam nilai-nilai kehidupan.

Apalagi, masyarakat Jawa memang kaya akan makna dan filosofi budaya dalam kehidupan sehari-harinya, seperti halnya pada penggunaan blangkon.

Masyarakat Jawa Kuno mempercayai bahwa kepala laki-laki mempunyai arti serius dan khusus, sehingga pemakaian blangkon selalu menjadi hal yang wajib.

Baca Juga: Berdakwah di Gresik, Mau Tau Karomah Terhebat Sunan Giri Wali Songo? Sosok Ini Berhasil Mengubah Angsa Menjadi...

Pada zaman dahulu, pembuatan blangkon tidak bisa dikerjakan oleh sembarang orang.

Hal tersebut karena adanya penetapan pakem atau aturan khusus tersendiri. Hanya seniman yang punya keahlian dan memahami pake yang boleh membuat blangkon.

Pemenuhan pakem dan nilai keindahan memiliki pengaruh yang besar pada nilai blangkon.

Baca Juga: Fakta Sejarah Wali Songo di Balik Malam Jumat Kliwon yang Dianggap Menyeramkan, Umat Islam Wajib Tahu

Semakin memenuhi pakem, maka semakin tinggi juga nilai blangkon tersebut.

Nilai keindahan pada blangkon didasarkan pada cita rasa dan ketentuan standar sosial.

Tidak hanya pada pembuatan saja, namun juga saat blangkon digunakan.

Baca Juga: Keturunan Rasulullah SAW Ke 24 Tumbangkan Majapahit, Ini Karomah Luar Biasa Sunan Kudus Wali Songo Saat di Medan Perang

Berikut ini nilai dan makna yang ada pada penggunaan blangkon.

Halaman:

Tags

Terkini