SketsaNusantara.id - Tanggal 21 Juni menjadi momen penting dalam sejarah Indonesia karena merupakan hari wafat Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno atau Bung Karno.
Sang Proklamator meninggal dunia pada 21 Juni 1970 di Jakarta dan dimakamkan di Kota Blitar, Jawa Timur.
Setiap tahun, terutama menjelang dan saat peringatan wafat Bung Karno pada 21 Juni, ribuan peziarah datang ke Blitar untuk mengenang jasa sang Proklamator.
Hingga kini, Makam Bung Karno menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan religi yang ramai dikunjungi peziarah maupun wisatawan dari berbagai daerah.
Lokasi Makam Bung Karno di Blitar
Makam Bung Karno berada di Jalan Ir. Soekarno Nomor 152, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur.
Kompleks makam tersebut berada di area yang sama dengan Perpustakaan dan Museum Bung Karno.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Visit Blitar, kawasan ini tidak hanya menjadi tempat peristirahatan Presiden pertama RI, tetapi juga pusat edukasi sejarah yang menyimpan berbagai koleksi dan dokumentasi perjalanan hidup Bung Karno.
Arsitektur makam memadukan unsur budaya Jawa dan Bali, di mana pada bagian utama terdapat cungkup makam dengan batu nisan Soekarno yang berada di antara makam ayahnya, Raden Soekemi Sosrodihardjo, dan ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai.
Kompleks makam Bung Karno juga telah ditetapkan sebagai cagar budaya.
Dikutip dari data Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Makam Bung Karno memiliki nilai sejarah penting karena berkaitan langsung dengan tokoh proklamator dan Presiden pertama Indonesia.