SketsaNusantara.id - Yangko dikenal sebagai salah satu kuliner khas dari kawasan Kotagede, Yogyakarta.
Jajanan ini memiliki tekstur kenyal dan rasa manis yang khas. Aroma tepung ketan menjadi ciri utama yang mudah dikenali.
Dalam sejarahnya, Yangko sering disebut sebagai moci khas Yogyakarta. Penyebutan tersebut muncul karena kemiripannya dengan kue mochi Jepang.
Meski serupa bentuk, cita rasa Yangko berkembang dari tradisi lokal Kotagede.
Keberadaan Yangko tidak lepas dari perjalanan panjang sejarah Jawa.
Makanan ini dipercaya sudah dikenal sejak masa Kerajaan Mataram Islam. Pada masa itu, Yangko disajikan sebagai hidangan istimewa.
Nah, dirangkum SketsaNusantara.id dari Jogjaprov.go.id, berikut ini 5 alasan kenapa harus mencicipi yangko.
Baca Juga: Jejak Sejarah Kuliner 'Miskin' di Yogyakarta yang Kini Jadi Favorit Semua Kalangan
1. Kuliner Bersejarah
Alasan pertama mencicipi Yangko Kotagede adalah latar sejarahnya yang panjang. Jajanan ini telah dikenal sejak era kerajaan. Keberadaannya menjadi bagian dari tradisi kuliner istana.
Yangko dipercaya sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram Islam. Pernyataan tersebut sering dicatat dalam berbagai sumber sejarah kuliner. Catatan itu memperkuat posisi Yangko sebagai makanan warisan.
2. Makna Budaya
Alasan kedua berkaitan dengan makna budaya yang melekat. Bahan utama tepung ketan melambangkan keterikatan dan persatuan. Makna tersebut membuat Yangko kerap dikaitkan dengan keharmonisan.