Porsi mie pun sangat banyak memenuhi piring, sehingga bisa saja pelanggan kesulitan menghabiskannya sendirian. Daging cincang yang ditabur di atasnya pun tidak pelit.
Selain mie, rupanya bumbu merah legendaris kedai ini juga bisa dicampur dengan menu-menu lain seperti wonton mie.
Untuk tingkat pedasnya, level sedangnya saja sudah cukup menggoyangkan lidah. Jadi, sebaiknya berhati-hati saat memilih level pedas yang sesuai dengan lidah masing-masing.
Untungnya, kedai sederhana ini juga menjual beberapa minuman dingin nan segar yang bisa jadi pelega lidah setelah menyantap mie pedas terlalu lama.
Kedai ini buka setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB. Tidak hanya makan di tempat, mereka juga melayani pemesanan online untuk mie yang matang maupun frozen lewat aplikasi.
Ada juga pemesanan online yang bisa dilakukan lewat Nyai Delivery, pelayanan khusus yang disediakan kedai. Silakan pilih saja sesuai kebutuhanmu.
Untuk informasi selengkapnya bisa didapatkan dengan mengunjungi Instagram @cwimienyai.jbr. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!