SketsaNusantara.id - Wayang seringkali menempatkan tokoh laki-laki sebagai sentral kepahlawanan.
Namun, di antara kisah-kisah heroik tersebut, muncul satu tokoh perempuan yang menentang kelaziman. Dia adalah Srikandi.
Tak hanya piawai memanah, kisah hidupnya menyimpan lapisan misteri dan tragedi yang jarang diungkap secara mendalam.
Lewat penelusuran pada naskah pewayangan dan epos Mahabharata, kita akan menemukan bahwa Srikandi bukan hanya simbol keberanian, tapi juga teka-teki tentang identitas, dendam, hingga nasib pahit setelah perang usai.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @wayangheritage, berikut 5 fakta mengejutkan tentang Srikandi yang membuatnya lebih dari sekadar tokoh pahlawan wanita.
1. Identitas Gender Srikandi Tak Sesederhana yang Dikira
Dalam Mahabharata versi India, Srikandi dikenal sebagai Shikhandi, dan tokoh ini memiliki berbagai versi gender.
Ada yang menyebut ia terlahir sebagai perempuan kemudian menjadi laki-laki dan beristri atau terlahir laki-laki dengan sifat feminim.
Narasi tersebut membuka ruang tafsir menarik soal gender dan identitas dalam dunia epik yang sangat patriarkis.
2. Pemanah Hebat yang Belajar dari Arjuna
Srikandi bukan hanya ahli memanah. Ia belajar langsung dari salah satu pendekar terbaik, Arjuna. Kemampuan ini tidak datang begitu saja. Ia memohon dilatih oleh Arjuna setelah lamaran Prabu Jungkungmardeya mengancam keselamatan Pancala.
Baca Juga: 9 Warisan Wali Songo yang Membuat Wayang Kulit Makin Canggih sebagai Alat Dakwah Islam