jelajah

Mengintip Kamar Pingitan Kartini di Jepara Sebelum Menikah dengan Bupati Rembang, Saksi Bisu Kerinduan Anak pada Sang Ibu

Senin, 21 April 2025 | 07:00 WIB
Sejumlah barang di kamar pingitan Kartini di Jepara (YouTube Kelas Seni)

Sejumlah barang dalam kamar tersebut seperti ranjang dan meja belajar yang dipakai Kartini remaja juga masih tersimpan dan terawat dengan baik.

Kamar ini pula yang menjadi saksi kerindungan Kartini terhadap ibu kandungnya, M.A Ngasirah.

Baca Juga: 13 Twibbon Selamat Hari Kartini 21 April 2025, Bagikan Ucapan Kekinian Desain Kartun RA Kartini Berkebaya di Media Sosial

Seperti yang diketahui, meski sang ibu adalah istri pertama ayahnya, namun Ngasirah bukanlah istri utama Ario Sosroningrat.

Karena aturan Belanda, Sosroningrat harus menikahi keturunan bangsawan untuk menjadi bupati.

Ia lalu menikahi Raden Ajeng Woejan yang merupakan keturunan Raja Madura sehingga sang ibu, Ngasirah harus ‘turun’ menjadi selir.

Sebagai selir, Ngasirah tidak berhak tinggal di rumah utama, sehingga ibu kandung RA Kartini ini harus tinggal di bagian belakang pendapa yang dikhususnya untuk abdi dalem.

Pada masa pingitan itulah, Kartini menyimpan kerinduan terhadap Ngasirah lantaran dilarang menemui ibu kandungnya itu.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKlik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini