SketsaNusantara.id - 21 April menjadi tanggal istimewa bagi kaum perempuan di Indonesia.
Pada tanggal tersebut, masyarakat Indonesia kembali mengenang sosok Raden Ajeng Kartini, pahlawan nasional yang memperjuangkan kesetaraan bagi perempuan.
Tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini, yang terinsipirasi dari tanggal lahir putri sulung Bupati Jepara, Ario Sosroningrat.
Kartini memiliki darah bangsawan, sehingga disematkan gelar Raden Ajeng atau RA di depan namanya.
Masa kecil dan remaja Kartini dihabiskan di Jepara, sebelum akhirnya ia diboyong sang suami ke Rembang.
Rumah masa remaja Kartini di Jepara inilah yang menjadi saksi momen-momen saat dirinya dipingit oleh sang ayah sebelum menikahi Bupati Rembang saat itu, K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat.
Kartini dipingit sejak berusia 15 tahun di kamar yang berada di dalam kompleks Pendopo Kabupaten Jepara.
Di kamar inilah ia dipingit hingga akhirnya menikah dengan Bupati Rembang pada usia 24 tahun.
Kamar pingitan tersebut berada di dalam rumah masa remaja Kartini yang sekarang berubah menjadi rumah dinas Bupati Jepara sebagaimana dikutip dari kanal YouTube MaduTV official.
Kamar pingit Kartini yang berada di sisi belakang pendopo masih menyimpan barang-barang yang digunakan sosok pejuang perempuan tersebut.