jelajah

Inilah Rekam Jejak Karier Thilly Wessenborn Fotografer Wanita Pertama di Indonesia, Ternyata Begini Ciri Khas Potretnya

Kamis, 10 April 2025 | 22:00 WIB
Perjalanan karier Thilly Weissenborn selama menjadi fotografer di Hindia Belanda dengan berbagai karyanya. (tiktok.com/@pakarcreativelab)

SketsaNusantara.id- Nama Thilly Weissenborn dikenal sebagai seorang fotografer wanita profesional pertama Indonesia di masa Hindia Belanda.

Thilly Weissenborn menjadi salah satu dari sedikit fotografer yang lahir di Indonesia dan berkarier di awal abad ke-20.

Ada berbagai karya milik Thilly Weissenborn yang dipakai untuk mengembangkan industri pariwisata Hindia Timur yang saat itu baru berkembang.

Baca Juga: Daftar 19 Bupati Jember dari Zaman Hindia Belanda hingga Reformasi: Ada yang Diabadikan Jadi Nama Bandara dan Ada yang Menjabat Cuma 1 Tahun

Margarethe Mathilde Weissenborn adalah wanita kelahiran 22 Maret 1883 atau 1889, dari ayahnya, Hermann Theodor Weissenborn dan sang ibu, Cornelia Emma Angely Lina da Paula (née Roessner).

Orang tuanya asli dari Jerman dan juga warga negara Belanda yang dinaturalisasi.

Saat itu, mereka tinggal di Surabaya atau Kediri di Jawa Timur dengan menjalankan perkebunan kopi disana.

Baca Juga: Berusia Lebih dari Satu Abad! Barbershop Tertua di Indonesia ini Ada di Surabaya, Dulu Langganan Pribumi hingga Bangsa Kolonial Belanda!

Thilly Weissenborn diketahui mulai mendapatkan pekerjaan di sebuah studio foto bergengsi di Surabaya Pada tahun 1913, yang dilansir SketsaNusantara.id dari website p2k.stekom.ac.id.

Stuido tersebut dibangun oleh Onnes Kurkdjian, seorang Armenia yang bernama Atelier Kurkdjian dan jadi satu-satunya agend Kodak di Jawa Timur.

Weissenborn mengasah keahliannya dalam mempelajari teknik fotografi dan retouching di bawah asuhan seorang Inggris, GP Lewis.

Baca Juga: Intip 5 Kue Kering Khas Hari Raya Idul Fitri yang Diadopsi dari Belanda, Mulai dari Nastar Hingga Kue Mete

Kemudian di tahun 1917, ia pindah ke Garut, Jawa Barat dan mengelola studio fotografi bernama 'GAH Lux'.

Studio tersebut berada dalam kelola Perusahaan Garoetsche Apotheek en Handelsvereeniging yang merupakan milik Denis G. Mulder.

Halaman:

Tags

Terkini