SketsaNusantara.id- Indonesia yang mengalami masa penjajahan Belanda selama ratusan tahun, tentu memberi pengaruh yang besar.
Salah satu yang diwariskan dari orang-orang Belanda di masa dahulu adalah berbagai ragam kuliner.
Bahkan, saat ini kuliner tersebut biasanya dihidangkan dihidangkan ketika momen lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.
Baca Juga: Hari ini Lebaran, Inilah Alasan Perbedaan Tanggal 1 Syawal di Arab Saudi dan Indonesia
Nah, berikut ini jenis kue khas Tanah Air sebagai hasil persilangan antara budaya Indonesia dan Belanda, dilansir SketsaNusantara.id dari website nu.or.id.
1. Nastar
Kue Nastar diketahui sebagai kata serapan dari bahasa Belanda yakni ananastaart, yang memiliki arti kue atau tart dengan rasa nanas.
Pada umumnya, kue nastar ini akan disajikan ketika perayaan hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri, Hari Natal, dan Imlek.
Jenis kue kering itu biasanya berisi selai buah nanas, namun variasinya makin banyak seiring perkembangan zaman.
Nastar ternyata menjadi pioner dari berbagai kue kering lainnya, seperti putri salju dan kering keju.
2. Kastengel
Hampir sama dengan nastar, kastengel juga adopsi dari makanan Belanda dimana kuenya identik dengan taburan keju.
Kastangel sendiri berasal dari kata kaas yang artinya kata keju, dan stengela yang berarti batangan.
Artikel Terkait
Kumpulan Quotes Lucu Lebaran Idul Fitri 1446 H, Cocok untuk Dikirim ke Keluarga atau Tetangga yang Rese
4 Tips Simpan Opor Ayam Lebaran Supaya Tak Cepat Basi dan Lebih Tahan Lama, Nomor 2 Sering Dilakukan Tanpa Sadar
10 Link Twibbon Hari Raya Idul Fitri 2025 atau 1446 Hijiriah, Desain Islami dan Spesial untuk Rayakan Lebaran di Medsos Penuh Keceriaan
Mudik Lebaran 2025 Jadi Lebih Mudah dan Nyaman, BRI Group Fasilitasi 8.482 Pemudik dengan Bus Gratis ke Berbagai Kota
5 Contoh Jawaban Minal Aizin Wal Faizin Saat Silaturahmi Lebaran Idul Fitri, yang Benar Bukan Mohon Maaf Lahir dan Batin?
5 Kegiatan Unik dan Aneh Masyarakat Indonesia Jelang Lebaran Idul Fitri, Nomor 4 Bikin Geleng Kepala, Hanya Ada di Indonesia