SketsaNusantara.id - Tahukah Anda? Kabupaten Blitar ternyata menyimpan sejarah penting dalam dunia perkopian Indonesia.
Di sana berdiri perkebunan kopi tertua di Indonesia yang masih eksis hingga kini, yakni De Karanganjar Koffieplantage.
Tak hanya menjadi saksi bisu masa lalu, tempat ini juga telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata edukasi populer di Jawa Timur.
Terletak di Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, perkebunan ini berada di kawasan Lereng Gunung Kelud dan menyuguhkan pemandangan alam yang estetik dan menyejukkan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari website resmi De Karanganyar, perkebunan kopi ini telah berdiri sejak tahun 1874.
Selama puluhan tahun sebelum Indonesia merdeka, awalnya perkebunan ini dikelola oleh perusahaan Belanda.
Kemudian pada tahun 1957 Presiden Sukarno akhirnya melakukan nasionalisasi dan mengubah aset-aset yang dikelola pihak asing menjadi aset milik negara.
Pada tahun 1960, kebun kopi ini diserahkan kepada PT Harta Mulia yang didirikan oleh veteran perang bernama Denny Roeshadi.
Kebun kopi ini diwariskan turun temurun ke generasi ke-2 yakni Bapak Herry Noegroho yang merupakan Bupati Blitar pada periode 2006-2016.
Kini, perkebunan kopi dikelola oleh generasi ke-3 yakni Bapak Wima Brahmantya. Ia membuka De Karanganjar menjadi lokasi wisata dengan potensi sejarahnya yang unik dan menarik banyak pengunjung dari berbagai wilayah di Indonesia.
Menilik di area sekitar lokasi perkebunan, tampak bangunan-bangunan tua peninggalan era kolonial Belanda masih berdiri kokoh sampai sekarang.