Siapa sangka jika sosok wanita yang dikenal dengan nama Mata Hari ini pernah hijrah ke wilayah Malang, Jawa Timur.
Margaretha Geertruida MacLeod Zelle sempat bertempat tinggal di Malang, Jawa Timur pada 1897.
Wilayah Malang saat itu masih menjadi daerah kekuasaan Hindia Belanda.
Saat tinggal di Malang, Mata Hari mempelajari budaya Jawa termasuk tari-tarian tradisional yang ada.
Inilah yang menjadi inspirasi Zelle untuk menciptakan gerakan-gerakan tarian yang dibawanya ke tanah Eropa.
Baca Juga: VIRAL! Desa di Pati ini Hanya Dihuni 4 Rumah Saja, Seluruh Warganya Pergi Karena...
4) Mata-Mata Eropa
Dikutip dari Encyclopædia Britannica, Mata Hari memilih untuk menjadi seorang mata-mata Eropa yaitu Prancis dan Jerman di puncak kariernya.
Sebagai mata-mata Jerman, Mata Hari memiliki kode rahasia untuk menyamarkan identitas aslinya yaitu menggunakan kode H-21.
Jadi mata-mata Jerman sekaligus Prancis atau disebut sebagai agen ganda membuat aktivitasnya dicurigai agen rahasia Inggris.
Pun menjadikannya diinterogasi agen rahasia Prancis yang membawa kisah akhir hayatnya menjadi tragis.
5) Kisah Hidup Tragis
Mata Hari memiliki kisah hidup tragis tak semulus kebanyakan wanita hingga menjadi catatan secara kelam kaum feminis.