jelajah

Pacul Ternyata dari Cina? Menguak Asal Usul Alat Pertanian Cangkul sebagai Jejak Akulturasi Budaya Tionghoa di Indonesia

Selasa, 8 April 2025 | 10:00 WIB
Potret penggunaan cangkul atau pacul yang berperan penting dalam pertanian di Indonesia dan ternyata termasuk salah satu jejak akulturasi Tionghoa di Nusantara (Pexels/Rodolfo Clix)

Kaka itu, Ki Ageng Selo yang berusaha mengolah lahan dengan membalik tanah sawah sehingga lebih gembur setelah turun hujan merasa kesulitan karena memakai linggis.

Baca Juga: Mengapa Lebaran Identik dengan Ketupat? Makanan Khas Hari Raya yang Dikenalkan Sunan Kalijaga Ini Ternyata Punya Filosofi dan Makna Mendalam

Singkat cerita, Sunan Kalijaga membuat suatu alat yang kini dikenal sebagai pacul oleh masyarakat Jawa atau yang secara umum dinamai cangkul dalam bahasa Indonesia.

Pacul di Indonesia dibuat oleh pengrajin yang bisa dipesan dan disesuaikan dengan tinggi badan agar lebih mudah digunakan oleh pemiliknya.

Hingga kini, cangkul atau pacul menjadi 'senjata' utama bagi para petani dalam proses mengelola serta perawatan sawah dan perkebunan.

Alat ini tak hanya membantu petani menggemburkan tanah, tetapi juga meratakan pupuk, pembuatan garis-garis di sawah atau kebun sebelum ditanami, hingga membuat saluran irigasi atau pengairan agar mendapatkan hasil panen yang melimpah.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

 

 

Halaman:

Tags

Terkini