Sementara itu, tuyul, makhluk kecil yang dipercaya mencuri uang, juga diyakini berasal dari kepercayaan Islam Champa. Konsep tentang makhluk gaib yang bisa diperintah untuk melakukan tugas tertentu memiliki kemiripan dengan kisah-kisah jin dalam tradisi Islam Timur Tengah.
Clifford Geertz dalam buku Agama Jawa, Abangan, Santri, Priyayi, dalam Kebudayaan Jawa menjabarkan secara detail tentang sistem kepercayaan pada makhluk-makhluk tersebut.
Menurut Geertz, mereka yang dicurigai memiliki tuyul biasanya mudah dikenali dalam struktur sosial tertentu. Umumnya, mereka mendadak menjadi kaya, meski sering kali dikenal sebagai pribadi yang pelit.
Penampilan mereka justru tidak mencerminkan kekayaan dan seringnya berpakaian sederhana. Para pemilik tuyul ini disebut kerap mandi di sungai bersama buruh miskin, serta mengonsumsi makanan seperti jagung dan ubi, yang lebih identik dengan kaum kurang mampu. Namun, rumah mereka dikabarkan penuh dengan emas.
Selain itu, perilaku mereka sering dianggap berbeda dari norma sosial. Mereka cenderung berbicara dengan suara lantang, bersikap agresif, kurang memperhatikan etika, serta mengenakan pakaian yang tampak kebesaran.
Kebiasaan mereka juga dianggap kurang mencerminkan budaya Jawa, karena sering mengutarakan isi pikiran secara spontan tanpa banyak pertimbangan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Bisa Jadi Ikhtiar Sembuhkan Segala Macam Penyakit, Inilah Amalan Istimewa Ijazah dari Sunan Gresik Wali Songo
Dikenal Sebagai Sosok Wali Songo Penyebar Islam di Jawa, Inilah 4 Ilmu Kanuragan yang Dimiliki Sunan Kalijaga
Amalan Istimewa untuk Keselamatan dari Syekh Jangkung, Cucu Wali Songo dari Pati yang Penuh Karomah
Napak Tilas Warisan Kerajaan Cirebon, Misteri di Balik Keraton Kasepuhan, Sumur Sumber Manfaat Ini Sampai Pernah Jadi Tempat Wudhu Wali Songo
2 Sisi Terang dari Misteri Poster Wali Songo yang Sering Dijual dan Dipasang di Rumah-Rumah