Mangut lele dapur asli Mbok Marto Ijoyo ini berlokasi di Jalan Sewon Indah belakang kampus ISI Yogyakarta.
Lele yang diasap hingga matang sempurna menjadi bintang utama di menu ini.
Proses pengasapan membuat daging lele tidak hanya lembut, tetapi juga memiliki aroma khas yang menggugah selera.
Kuah mangutnya, yang pedas gurih, menjadi pelengkap sempurna untuk menyelimuti daging lele.
Salah satu rahasianya terletak pada proses memasaknya yang masih mempertahankan cara tradisional.
Lele diasap perlahan di atas tungku kayu, menciptakan rasa yang sulit ditiru oleh metode modern.
Proses ini membuat daging lele tidak hanya lembut tetapi juga kaya rasa.
Kuah mangut yang berwarna oranye keemasan dibuat dengan rempah-rempah pilihan. Kombinasi santan, cabai, dan bumbu khas Jawa menghasilkan rasa pedas yang berpadu sempurna dengan gurihnya lele. Rasanya, sekali coba pasti ingin kembali lagi.
Beberapa waktu lalu, Mbah Marto telah berpulang ke Yang Maha Kuasa. Namun, warisan tradisi dan cita rasa kuliner khasnya akan tetap abadi hingga sekarang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Favorit Keluarga Kerajaan! Incip-Incip Kuliner Khas Yogyakarta yang Unik dan Otentik, Suguhkan Sajian Bunga Buah Pohon Kelapa
Inilah Kuliner Khas Jawa 'Tiwul' yang Mengandung Berbagai Manfaat dan Nutrisi, Alternatif Pengganti Nasi?
Melirik Kisah Docang: Makanan Bersejarah yang Direncanakan untuk Meracuni Wali Songo, Kini Jadi Kuliner Favorit Khas Cirebon
Mengenal Makna Filosofi Soto Kudus Sebagai Kuliner Khas Kota Kudus, Kaitannya dengan Penggunaan Daging Kerbau?
7 Kuliner Khas Yogyakarta yang Legendaris, Penggemarnya Tidak Pernah Surut Bahkan Sampai Sekarang